TITIKTEMU.CO-Pernah merasa ide terbaik justru muncul saat tengah malam ketika semua orang sudah terlelap?
Bagi sebagian orang yang mengalami susah tidur, kondisi ini memang terasa melelahkan.
Namun, beberapa penelitian menemukan sisi lain yang cukup menarik: dalam situasi tertentu, orang yang susah tidur justru bisa menunjukkan tingkat kreativitas yang lebih tinggi.
Tentu, bukan berarti kurang tidur adalah hal yang baik. Namun, ada alasan ilmiah mengapa otak yang sulit "beristirahat" terkadang mampu menghasilkan ide-ide yang tidak biasa.
Baca Juga: Kenapa 'Healing' Jadi Kata Paling Overused tapi Paling Tidak Dipahami?
Apa Hubungan Susah Tidur dengan Kreativitas?
Para peneliti dari berbagai universitas menemukan bahwa hubungan antara susah tidur dan kreativitas cukup kompleks. Ketika seseorang mengalami insomnia ringan atau sering terjaga di malam hari, pikirannya cenderung terus aktif.
Kondisi ini membuat otak lebih sering melakukan proses yang disebut mind wandering, yaitu saat pikiran mengembara ke berbagai kemungkinan, kenangan, hingga ide-ide baru yang sebelumnya tidak terpikirkan.
Bagi pekerja kreatif seperti penulis, desainer, ilustrator, atau pembuat konten, proses tersebut kadang menjadi sumber inspirasi yang unik.
Baca Juga: Viral! Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Dipersoalkan Dukcapil, Ternyata Bukan Karena Artinya
Riset Menunjukkan Ada Sisi Positifnya
Beberapa studi dalam bidang psikologi dan ilmu saraf menunjukkan bahwa orang dengan pola tidur yang kurang stabil sering memiliki kecenderungan berpikir lebih divergen.
Berpikir divergen adalah kemampuan menghasilkan banyak solusi berbeda untuk satu masalah. Inilah salah satu fondasi utama kreativitas.
Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa sebagian individu dengan insomnia ringan memiliki aktivitas otak yang tetap tinggi bahkan ketika tubuh seharusnya mulai rileks. Aktivitas tersebut membuat proses menghubungkan berbagai informasi menjadi lebih aktif dibandingkan kondisi normal.