Tidak perlu membaca buku keuangan yang tebal sekaligus.
Cukup pelajari satu konsep baru setiap minggu, misalnya tentang inflasi, diversifikasi, atau risiko investasi.
Dengan cara ini, pengetahuan berkembang seiring bertambahnya portofolio.
Pada akhirnya, investasi bukan tentang menjadi ahli keuangan dalam semalam.
Ia lebih mirip seperti membangun kebiasaan olahraga: dimulai dari langkah kecil, dilakukan berulang, lalu perlahan menjadi bagian dari gaya hidup.
Dalam 90 hari pertama, tujuan utamanya bukan menjadi kaya, melainkan membuktikan pada diri sendiri bahwa memulai investasi ternyata jauh lebih sederhana daripada yang dibayangkan.***