gaya-hidup

Resolusi Tahun Baru Bukan Tradisi Baru, Jejaknya Sudah Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu

Jumat, 2 Januari 2026 | 21:32 WIB
Resolusi Tahun Baru Bukan Tradisi Baru, Jejaknya Sudah Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu. (news.northampton.edu)

Memasuki abad ke-19 dan ke-20, resolusi Tahun Baru mulai kehilangan nuansa religiusnya dan menjadi lebih sekuler. Media massa turut membentuk cara pandang masyarakat terhadap resolusi.

Surat kabar lama menunjukkan bahwa tema resolusi dari masa ke masa relatif sama: berhenti dari kebiasaan buruk dan menjadi versi diri yang lebih baik.

Menariknya, gagasan bahwa resolusi sering gagal ternyata sudah disadari sejak lama. Artikel surat kabar pada awal abad ke-20 bahkan menyoroti skeptisisme para psikolog terhadap efektivitas resolusi Tahun Baru.

Kritik ini tetap relevan hingga kini, ketika banyak survei menunjukkan hanya sebagian kecil orang yang konsisten menjalankan resolusinya.

Meski sering berujung gagal, resolusi Tahun Baru tetap dibuat setiap tahun. Hal ini menunjukkan bahwa resolusi bukan sekadar soal hasil, melainkan simbol harapan.

Sejak Babilonia kuno hingga masyarakat modern, manusia selalu membutuhkan momen khusus untuk jeda sejenak, menilai diri, dan percaya bahwa perubahan selalu mungkin dimulai dari sebuah awal yang baru.***

Halaman:

Tags

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB