نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَّاسُوعَاءِ لِلّٰهِ تَعَالَى
"Saya niat berpuasa sunnah Tasu’a esok hari karena Allah Ta’ala."
Niat Puasa Asyura (10 Muharram):
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الْعَاشُورَاءِ لِلّٰهِ تَعَالَى
"Saya niat berpuasa sunnah Asyura esok hari karena Allah Ta’ala."
Baca Juga: Puasa Tarwiyah dan Arafah 2025: Ibadah Sunnah Sarat Pahala Menjelang Idul Adha, Ini Keutamaannya
Hikmah dan Manfaat Melaksanakan Puasa Tasua dan Asyura
Tidak hanya menghapus dosa dan mengikuti sunnah Rasulullah, puasa ini juga membawa hikmah spiritual yang mendalam:
- Sebagai wujud syukur kepada Allah atas keselamatan yang diberikan kepada Nabi Musa AS.
- Menumbuhkan semangat ibadah setelah bulan Dzulhijjah.
- Memperkuat keimanan dan keteladanan kepada Rasulullah SAW.
- Menambah amal ibadah di bulan asyhurul hurum (bulan-bulan mulia).
Waktu yang Tepat Menjemput Pahala
Puasa Tasua dan Asyura adalah momen penting dalam Islam untuk meningkatkan ketakwaan, mensyukuri nikmat, dan meneladani perjuangan para nabi.
Bagi umat Islam yang ingin memperbanyak amalan, dua hari ini menjadi waktu yang sangat berharga untuk meraih pahala sunnah.***