Kenapa Ngecek Rekening Bisa Bikin Panik? Ini Sisi Psikologis di Balik Financial Avoidance

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Padahal, APA mencatat bahwa menghindari masalah keuangan cenderung menciptakan lebih banyak persoalan dan kecemasan dalam jangka panjang. Sebaliknya, membuat rencana keuangan yang konkret dapat membantu seseorang mendapatkan kembali kendali.

Baca Juga: Generasi Paling Melek Teknologi, Tapi Paling Buta Keuangan? Paradoks Gen Z yang Mengejutkan

Cara Memutus Siklus Tanpa Memaksa Diri

Tidak perlu langsung membuat spreadsheet keuangan 20 kolom. Mulailah dengan sesuatu yang terasa ringan.

Misalnya, cukup buka rekening selama satu menit tanpa langsung menghakimi diri sendiri. Catat tiga angka: saldo saat ini, tagihan terdekat, dan uang yang masih tersedia untuk kebutuhan sehari-hari.

Setelah itu, baru buat budgeting sederhana. Tujuannya bukan membuat kondisi finansial terlihat sempurna, melainkan mengetahui posisi sebenarnya.

Baca Juga: Keuangan Syariah Bukan Cuma untuk yang Religius — Ini Logika Bisnis yang Membuatnya Terus Tumbuh

Jika rasa panik sangat kuat, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau membuat seseorang terus-menerus menghindari urusan finansial, mencari bantuan profesional juga layak dipertimbangkan. Masalah keuangan dan kesehatan mental memang dapat saling memengaruhi.

Pada akhirnya, rekening bank bukan rapor kehidupan. Angka di layar memang bisa membuat jantung berdebar, tetapi melihat kenyataan memberi satu hal yang tidak diberikan oleh penghindaran: **kesempatan untuk mengambil keputusan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X