Ini Alasan Purwokerto Cocok Jadi Kota Impian untuk Slow Living dan Menikmati Pensiun

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 14:05 WIB
Ini Alasan Purwokerto Cocok Jadi Kota Impian untuk Slow Living dan Menikmati Pensiun.  (@thread)
Ini Alasan Purwokerto Cocok Jadi Kota Impian untuk Slow Living dan Menikmati Pensiun. (@thread)

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2022, Purwokerto masuk dalam daftar 10 kota dengan biaya hidup paling terjangkau di Indonesia. Rata-rata pengeluaran per rumah tangga hanya sekitar Rp5,8 juta per bulan.

Sementara UMR 2025 sekitar Rp2.338.410, dengan kebutuhan makan per orang  sekitar Rp7.000-Rp15.000 per porsi, dan biaya sewa kost  mulai sekitar Rp300.000 per bulan.

6. Kuliner Khas Lezat dan Murah

Hidup slow living tak lengkap tanpa menikmati kuliner lokal yang menggugah selera. Di Purwokerto bisa ditemukan berbagai makanan khas seperti mendoan hangat, soto Sokaraja, dan gethuk goreng.

Harga makanan pun bersahabat, bahkan di kafe modern sekalipun. Menikmati secangkir kopi di kafe dengan suasana sejuk atau makan di warung pinggir jalan sambil ngobrol santai jadi bagian dari rutinitas.

Baca Juga: 10 Kota Slow Living di Indonesia yang Cocok untuk Menenangkan Diri

7. Warga yang Ramah dan Mudah Bergaul

Salah satu pesona terbesar Purwokerto adalah keramahan warganya. Masyarakat di sini dikenal sopan, terbuka pada pendatang, dan mudah diajak berinteraksi.

Bagi kamu yang baru pindah atau sekadar menetap sementara, suasana sosial di Purwokerto terasa sangat hangat. Saling menyapa tetangga, atau pedagang yang ramah di pasar menjadi hal yang menenangkan.

8. Budaya dan Kearifan Lokal yang Kuat

Purwokerto juga punya kekayaan budaya yang hidup dan terjaga. Kegiatan seni dan tradisi seperti ebeg (kuda lumping), lengger, hingga batik Banyumasan masih sering ditampilkan dalam acara lokal.

Banyak komunitas kreatif yang aktif mengadakan kegiatan seni, musik, dan kerajinan tangan. Kearifan lokal ini mendorong warga tetap terhubung dengan nilai-nilai tradisional di tengah dunia modern.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X