Ketiga, puncaknya adalah Padel Festival yang akan digelar pada 15–16 November 2025 sebagai acara penutup SIP Padel 2025. Selain pertandingan final, festival ini juga menghadirkan pertandingan antarselebriti, tantangan melawan atlet profesional, coaching clinic, pertunjukan DJ, booth kuliner, dan berbagai aktivitas interaktif bersama komunitas.
Keikutsertaan BRI dalam ajang ini juga sejalan dengan perkembangan positif pengguna BRImo yang terus meningkat. Tercatat per Agustus 2025, jumlah pengguna BRImo mencapai 43,9 juta, tumbuh 20,35% secara tahunan (YoY).
BRImo juga mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan nilai transaksi menembus Rp4.436,49 triliun atau meningkat 25,05% YoY. Pada periode yang sama, jumlah transaksi juga naik 27,22% YoY, mencapai 3,51 miliar transaksi.
Baca Juga: Pendaki Ditemukan Tewas di Dekat Puncak Gunung Gawalise, Evakuasi Terhambat Medan Ekstrem
Melalui dukungan terhadap BRImo SIP Padel League 2025, BRI berharap dapat memberikan kemudahan akses digital bagi lebih dari 14.000 anggota komunitas padel, sekaligus menarik pengguna baru dari kalangan muda yang tech-savvy dan lifestyle-oriented.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat dan ketentuan program Promo Spesial Omni Padel dapat diakses melalui laman resmi BRI di https://bbri.id/brimosippadel, https://bbri.id/padelsession, dan https://bbri.id/padelbrimo. ***
Artikel Terkait
Berlimpah Fitur, BRImo Sediakan Akses Berbagai Voucher dari Ratusan Merchant Ternama
Kantin Sekolah Disulap Jadi Dapur MBG: Usulan DPR untuk Atasi Kasus Keracunan Massal
Makan Gratis, Tantangan Mahal: Polemik Dapur MBG dan Usulan Kantin Sekolah Jadi Solusi
Peluang Tipis, Semangat Tak Padam! Timnas Indonesia Siap Hadapi Arab Saudi di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sulap Limbah Jadi Produk Bernilai Tinggi, Pelaku UMKM di Solo Sukses dengan Pemberdayaan BRI
BRI Hadirkan Musik Kelas Dunia, Konser Babyface dengan Penawaran Eksklusif BRImo Diskon 25%
Garuda Terhenti di Ronde Keempat, Erick Thohir Akui Belum Mampu Wujudkan Mimpi Piala Dunia
TEGAS! MBG bukan sekadar bantuan sosial. CEO Promedia: Oknum 'Tukang Olah Proyek' Harus Dibersihkan, Jangan Rusak Program Unggulan Presiden