2. Penyimpanan
Chromebook: lebih menitikberatkan pada penyimpanan cloud. Kapasitas internal ada, tapi biasanya kecil.
Laptop standar: masih mengandalkan hard disk atau SSD dengan kapasitas besar, cocok untuk menyimpan file dalam jumlah banyak.
3. Akun Pengguna
Chromebook: wajib login dengan akun Google agar bisa memanfaatkan semua fiturnya.
Laptop Windows/Mac: bisa menggunakan akun lokal, meskipun juga mendukung Microsoft Account atau Apple ID.
Laptop Linux: lebih bebas karena sifatnya open-source, tidak terikat ekosistem tertentu.
Baca Juga: Cara Memeriksa Spesifikasi Laptop Windows untuk Pemula Sebelum Membeli
Apa yang Bisa Dilakukan dengan Chromebook?
Walaupun terkesan sederhana, Chromebook tidak kalah berguna dibanding laptop standar. Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan, antara lain:
Bekerja dan belajar: mendukung aplikasi populer seperti Microsoft Office versi online, Google Docs, atau bahkan aplikasi edit foto seperti Adobe Lightroom.
Hiburan: bisa dipakai untuk streaming film dan serial di Netflix, YouTube, atau platform lainnya.
Gaming: mendukung layanan cloud gaming seperti GeForce NOW untuk memainkan game berat semacam Cyberpunk 2077 atau Assassin’s Creed Valhalla.
Selain itu, tersedia juga ribuan game Android melalui Google Play Store, misalnya Clash of Clans hingga Star Wars: KOTOR.
Dengan kata lain, Chromebook cukup fleksibel untuk memenuhi kebutuhan harian, baik untuk produktivitas maupun hiburan.
Artikel Terkait
Vivo X Fold5 Meluncur di Indonesia , Ponsel Lipat Tipis Performa Gahar, Segini Harganya
Galaxy Z TriFold, Ponsel Lipat Tiga pertama Samsung, Ini Bocoran Spesifikasi dan Harga
Apple Gelar Awe Dropping 9 September 2025, iPhone 17 Pro Jadi Sorotan
Daftar Harga iPhone September 2025, Lengkap iPhone 12 hingga iPhone 16, Diskon sampai Jutaan
Rekomendasi 9 HP Harga 4 Jutaan Terbaik September 2025, Jangan Salah Pilih!
Huawei FreeBuds SE 4 ANC Resmi Dirilis, TWS Murah dengan Fitur Peredam Bising