Aki Kering vs Aki Basah: Pilih yang Praktis atau Ekonomis untuk Kendaraan Harian?

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 20:15 WIB
Foto Ilustrasi - Aki adalah komponen kendaraan yang berfungsi sebagai pemasok tenaga listrik dalam kendaraan.  (Freepik/freepik)
Foto Ilustrasi - Aki adalah komponen kendaraan yang berfungsi sebagai pemasok tenaga listrik dalam kendaraan. (Freepik/freepik)

TITIKTEMU.CO-Aki bukan sekadar kotak kecil yang terpasang di kendaraan—ia adalah sumber tenaga utama yang memastikan semua sistem kelistrikan bekerja.

Mulai dari menyalakan mesin, memberi daya untuk lampu, klakson, hingga perangkat elektronik lainnya, semua bergantung pada aki.

Kalau aki mulai lemah atau rusak, siap-siap saja menghadapi risiko mogok di tengah jalan.

Baca Juga: Tekiro Mechanic Competition 2025: Bukti Semangat Generasi Muda Otomotif Indonesia

Dua “Kubu” Aki di Pasaran

Secara umum, aki dibagi menjadi dua tipe utama: aki kering dan aki basah.

Meski sama-sama punya tugas yang vital, keduanya punya konstruksi, karakter, dan tingkat perawatan yang berbeda.

Aki Kering: Minim Ribet, Tinggal Pakai

Aki kering menggunakan cairan elektrolit berbentuk gel yang tidak mudah menguap.

Karena sifatnya yang maintenance free, kamu tidak perlu repot-repot menambah cairan secara berkala.

Usia pakainya rata-rata 1–2 tahun, tergantung bagaimana kendaraan digunakan dan kondisi lingkungannya.

Kelebihannya jelas: praktis, bersih, dan aman dari tumpahan cairan.

Baca Juga: Lowongan IT Supervisor – PT Solusi Mobilitas Bangsa, Kesempatan Berkarier di Dunia Teknologi dan Otomotif!

Aki Basah: Perlu Perawatan, Tapi Lebih Ramah Dompet

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Suzuki.co.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Download FF Beta Max 2026: Panduan Lengkap dan Aman

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:52 WIB
X