Vespa Darling: Skuter Klasik Langka Primadona Kolektor, Apa Istimewanya?

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Jumat, 4 Juli 2025 | 15:05 WIB
Vespa Darling: Skuter Klasik Langka Primadona Kolektor, Apa Istimewanya? (Instagram @vespaklasik_)
Vespa Darling: Skuter Klasik Langka Primadona Kolektor, Apa Istimewanya? (Instagram @vespaklasik_)

Desain klasik dan simpel, cocok untuk penggemar motor retro.

Ukuran bodi yang ramping, sehingga lebih mudah dikendalikan.

Produksi terbatas, membuat keberadaannya semakin eksklusif.

Komponen orisinal yang langka, menjadikannya memiliki nilai jual tinggi.

Banyak kolektor rela berburu hingga ke luar kota atau bahkan luar negeri demi mendapatkan Vespa Darling dengan kondisi asli. Skuter ini juga sering dijadikan koleksi pribadi atau dipamerkan.

Baca Juga: Tips Modifikasi Toyota Hardtop Lama untuk Meningkatkan Gaya dan Performa yang Tak Terbantahkan

Spesifikasi Vespa Darling

Secara teknis, Vespa Darling dilengkapi mesin 2-tak berkapasitas 88,5 cc dengan konfigurasi silinder tunggal. Menggunakan sistem pembakaran rotary valve induction, membuat performanya cukup responsif.

Dengan mesin ini, Vespa Darling mampu mencapai kecepatan maksimal sekitar 70 km/jam. Lebih dari itu, sensasi berkendara skuter klasik menjadi  pengalaman unik.

Sebagai motor 2-tak, Vespa Darling juga membutuhkan perawatan khusus. Salah satunya adalah penggunaan oli samping yang harus rutin dicek dan diganti.  

Baca Juga: Napak Tilas Pengaruh Tren Modifikasi Toyota Kijang Dari Era 90an Hingga Zenix Hybrid 

Beda Vespa Darling dan Vespa PTS 90

Masih banyak yang keliru dan menganggap Vespa Darling sama dengan Vespa PTS 90. Padahal, ada beberapa perbedaan signifikan di antara keduanya.

Lampu depan: Vespa Darling memiliki lampu bulat penuh, sedangkan PTS 90 bentuknya lebih oval.

Bentuk jok: Jok Vespa Darling dirancang lebih ringkas dan kompak, berbeda dengan PTS 90 yang lebih lebar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X