TITIKTEMU.CO, Tak terasa umat Islam sebentar lagi akan segera merayakan Idul Fitri. Dalam perayaan Idul Fitri umat Islam dianjurkan mengerjakan sholat Id.
Sholat idul fitri merupakan sholat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan pada hari raya idul fitri, tepatnya pada tanggal 1 Syawal hijriyah.
Sholat Idul Fitri dilakukan selepas terbit matahari hingga tergelincirnya waktu dzuhur tiba.
Pada umumnya, bacaan sholat idul fitri dan tata caranya tidak jauh berbeda dengan sholat pada umumnya.
Hanya saja yang membedakannya adalah kesunahan membaca takbir, tasbih, tahmid serta surat-surat khususnya.
Untuk lebih jelasnya, simak bacaan dan tata cara sholat idul fitri berikut ini seperti dilansir melalui laman resmi NU Online.
1. Pertama adalah membaca niat sholat Idul Fitri di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram (membaca Allâhu akbar), dan disunnahkan untuk melafalkan niat sebelumnya.
Berikut lafal membaca niatnya,
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini ma’mûman (jika jadi imam pakai “imaman”) lillâhi ta’âlâ
Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
2. Membaca doa ifititah, kemudian disunnahkan untuk tabir sebanyak tujuh kali. Di sela-sela tiap takbir dianjurkan untuk membaca lafal berikut,
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allâhu akbar kabîran, wal ḫamdulillâhi katsîran, wa subḫânallâhi bukratan wa ashîla
Artinya: “Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang.”
Atau bisa juga dengan membaca lafal ini,
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subḫânallâhi wal ḫamdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar
Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.”
3. Membaca surat Al-Fatihah. Setelah itu disunnahkan untuk membaca surat Al-A’la, lalu dilanjut ke ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.
4. Setelah takbir untuk berdiri rakaat kedua, disunnahkan untuk takbir sebanyak lima kali seperti takbir pada rakaat pertama. Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan dianjurkan membaca surat Al-Ghasiyah. Lalu lanjut ke ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam sebagaimana sholat biasanya.
5. Selesai salam, jamaah dianjurkan untuk mendengarkan khutbah yang disampaikan oleh khatib.***
Artikel Terkait
Sidang Isbat Penentuan Awal Syawal 1445 H Digelar 9 April 2024, Berikut Link Live Streamingnya
Teks Lengkap Khutbah Idul Fitri 1445 Hijriah, Bertajuk 'Idul Fitri dan Semangat Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan'
Teks Bacaan Takbiran Idul Fitri 1445 H Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya