TITIKTEMU.CO, Bulan Ramadhan adalah bulan mulia yang didalamnya terdapat beberapa keistimewaan, salah satunya adanya Lailatul Qadar.
Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang mulia dari 1000 bulan sehingga umat muslim dianjurkan memperbanyak amalan-amalan seperti sholat sunnah.
Salah satu amalan yang dapat dilakukan di malam ini adalah melaksanakan sholat Lailatul qadar.
Sholat Lailatul Qadar merupakan salah satu amalan yang dapat dikerjakan untuk menyambut datangnya malam 1000 bulan.
Pelaksanaan sholat Lailatul qadar dapat dikerjakan secara munfarid (sendiri-sendiri) maupun berjamaah.
Sementara untuk waktu pelaksanaannya bisa dikerjakan setelah sholat Isya dan tarawih pada malam hari sampai menjelang waktu Subuh.
Lantas bagaimana tata cara pelaksanaan sholat Lailatul Qadar? Simak selengkapnya berikut ini.
Mengutip dari laman NU Online, berikut niat dan tata cara sholat Lailatul Qadar dua rakaat.
Niat Sholat Lailatul Qadar Dua Rakaat:
أُصَلَّى سُنَّةً فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ
Arab Latin: Ushalli sunnatan fi lailatil qadri rak'âtaini mustaqbilal qiblati lillâhi ta'ălă. Allâhu Akbar.
Artinya: Saya niat salat sunah Lailatul Qadar dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taalâ. Allâhu Akbar.
Adapun tata cara shalat sunnah Lailatul Qadar adalah dengan membaca Surat Al-Fatihah pada rakaat pertama.
Kemudian dilanjutkan dengan membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali setelah Surat Al-Fatihah pada rakaat pertama.
Pada rakaat kedua, membaca Surat Al-Fatihah kembali dan diikuti membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 7 kali. Setelah salam, kita bisa membaca istighfar sebanyak 70 kali.
Berikut ini lafal istighfar setelah salam:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullāha wa atūbu ilayhi
Artinya: "Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya."
Dalam hadits dari Sayyidah Aisyah ra dua redaksi doa Lailatul Qadar yang bisa diamalkan.
Doa yang pertama berdasarkan riwayat Imam At-Tirmidzi yakni:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah)
Artinya, “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”
Doa yang kedua adalah berdasarkan riwayat lima Imam hadits kecuali Imam Abu Dawud.
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah).
Artinya, “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami)."
Itulah tata cara sholat Lailatul Qadar lengkap dengan dzikir dan bacaan doa.***
Artikel Terkait
Gus Baha: Lailatul Qadar Itu Dicari Bukan Menunggu. Begini Persiapannya
Itikaf, Ibadah yang Dianjurkan untuk Menjemput Lailatul Qadar. Begini tata caranya
5 Amalan Meraih Keutamaan Malam Lailatul Qadar Lengkap dengan Doa: Arab Latin dan Terjemahnya
Ini 5 Amalan Rasulullah SAW Saat Memasuki 10 Hari Terakhir Ramadan. Salah Satunya Mencari Lailatul Qadar
Keutamaan Melakukan I’tikaf, Ibadah yang Dianjurkan untuk Menjemput Lailatul Qadar