Di masyarakat Jawa, Jailangkung juga dimainkan dengan peralatan tulis jangka. Dengan mantra tertentu, jangka akan berputar menuliskan angka atau kalimat sesuai pertanyaan.
Baca Juga: Siap-siap! Film Horor Inang Tayang Oktober, Lebih Mencekam dari Pengabdi Setan?
Jailangkung sendiri diduga berasal dari kebuah kepercayaan tradisional Tionghoa, berhubungan dengan kekuatan leluhur.
Adapun leluhur itu dipercaya sebagai dewa Poyang dan Moyang, yaitu Cay Lan Gong atau Dewa Keranjang, dan Cay Lan Tse, dewa pelindung anak-anak.
Permainan Poyang Moyang ini juga bersifat ritual, dan biasa dimainkan anak-anak dan remaja saat festival rembulan. Namun, permaian ini sudah lama punah.
Baca Juga: Film Avatar Tayang Ulang di Bioskop dengan Format Baru, Apa Bedanya dengan Sebelumnya?
Dalam ritual Cay Lan Gong, dewa Poyang dan Moyang dipanggil agar masuk ke boneka keranjang yang didandani pakaian manusia.
Tangan boneka bisa digerakkan, dan ujungnya diikatkan alat tulis seperti kapur, arang atau pensil. Dilengkapi kalung kunci sebagai hiasan, boneka dihadapkan ke sebuah papan tulis.
Mantra diucapkan sambil menyalakan dupa. Saat boneka terasa berat, maka para dewa sudah datang. Setiap pertanyaan akan dijawab boneka dengan tulisan ke papan tulis.
Baca Juga: Penjualan Tiket Reguler Film One Piece Dibuka, Ini Link Pembelian dan Harganya
Sementara Sandekala sendiri merupakan cerita turun-temurun yang hidup di masyarakat Sunda. Kata Sandekala merujuk pada makhluk halus, biasa disebut wewe gombel, yang gemar menculik anak-anak.
Makhluk halus ini akan mengawasi anak-anak yang masih bermain di luar rumah saat maghrib. Begitu lengah, maka anak-anak akan dibawa dan disembunyikan.
Nah, Sandekala sendiri secara bahasa diambl dari dua kata dalam bahasa Sunda, yakni sande yang artinya bukan, dan kala yang artinya waktu.
Baca Juga: Jadwal Nonton dan Harga Tiket Film Noktah Merah Perkawinan di Bioskop Joglosemar 16 September 2022
Sandekala merujuk pada waktu senja atau maghrib. Nah, waktu ini merupakan pamali atau pantangan bagi anak-anak berada di luar rumah. Sosok Sandekala juga kerap disebut dengan hantu senja.
Artikel Terkait
Sinopsis Film Miracle In Cell No.7, Kisah Haru Ayah dan Anak di Penjara, Garapan Hanung Bramantyo
Daftar Artis Pemeran dalam Film Miracle In Cell No. 7 Versi Indonesia, Ada Vino G. Bastian hingga Tora Sudiro
Bukan Hanya Indonesia, Negara-negara Ini Juga Telah Remake Film Miracle in Cell No 7
Luar Biasa ! Dalam Empat Hari Miracle in Cell No 7 Sukses Membuat Lebih dari Sejuta Penonton Menangis
Film Lara Ati Tayang di Bioskop 15 September, Berbahasa Jawa, Kocak Tapi Mengharukan
Daftar Pemain Film Lara Ati, dari Tatjana Saphira, Kesya Levronka Sampai Cak Kartolo
Tok! Film Ngeri Ngeri Sedap Wakil Indonesia ke Oscar 2023
Mencuri Raden Saleh Tembus 2 Juta Penonton, Borong 5 Nominasi Festival Film Bandung 2022
Film Noktah Merah Perkawinan, Mampukah Cinta Mempertahankan Sebuah Rumah Tangga? Tayang 15 September 2022
Sedang Tayang Film Miracle in Cell No 7, Berikut Cara Beli Tiket, Jadwal dan Lokasi Bioskop di Solo
Gigi Hadid dekat dengan Aktor Film Titanic! Profil Gigi Hadid yang Dikabarkan Dekat dengan .....
Jelang Tayang, Film Sri Asih Rilis Poster Baru: Pevita Pierce Tampil Garang
Go Public! Film KKN di Desa Penari Tayang di Bioskop Amerika Serikat
Miracle in Cell No 7 Diangkat Dari Kisah Nyata? Bagaimana Bisa?
Jadwal Nonton dan Harga Tiket Film Noktah Merah Perkawinan di Bioskop Joglosemar 16 September 2022
Penjualan Tiket Reguler Film One Piece Dibuka, Ini Link Pembelian dan Harganya
2.4 Juta Lebih Penonton Miracle In Cell No.7 Telah Diperas Air Matanya oleh Bapak Dodo
Film Avatar Tayang Ulang di Bioskop dengan Format Baru, Apa Bedanya dengan Sebelumnya?
Siap-siap! Film Horor Inang Tayang Oktober, Lebih Mencekam dari Pengabdi Setan?
Sinopsis dan Pemain Jailangkung Sandekala yang Tayang di Bioskop 22 September