Festival Musik Remember November 2025 "Yokjakarta" Hadirkan Nuansa Rindu Budaya, Seni, dan Kehidupan Yogyakarta. Ada SO7 hingga Endank Soekamti

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:47 WIB
GKR Bendara dan sejumlah musisi mewakili grupnya hadir di Konferensi Pers Remember November #3 tema "Yokjakarta". (TitikTemu/Nada Emas Gemilang)
GKR Bendara dan sejumlah musisi mewakili grupnya hadir di Konferensi Pers Remember November #3 tema "Yokjakarta". (TitikTemu/Nada Emas Gemilang)

Semangat inilah yang dihidupkan melalui “Yokjakarta” — tidak hanya dalam konsep, tetapi lewat keterlibatan nyata para pelaku kreatif dari Yogyakarta: seniman pertunjukan, musisi, desainer, produsen merchandise, hingga pelaku UMKM lokal yang tumbuh dari akar budaya kota tersebut.

Dengan cara ini, “Yokjakarta” tidak sekadar menghadirkan Yogyakarta di Jakarta, tetapi membawa semangat dan manusianya menjadi bagian utuh dari pengalaman festival — menjadikannya identitas hidup di panggung Remember November.

Baca Juga: Ini Strategi BRI Jaga Kualitas Pembiayaan KPR Subsidi untuk Perkuat Akses Hunian

Di tengah era ketika banyak ide diwujudkan secara instan, “Yokjakarta” justru memilih berjalan perlahan. Konsep ini pertama kali dirancang pada tahun 2022, satu tahun sebelum Remember November Volume I digelar pada 2023.

Tiga tahun perjalanan kreatif itu menjadi bukti bahwa “Yokjakarta” tidak lahir dari improvisasi singkat, melainkan dari perencanaan matang dan semangat untuk menjaga keaslian Yogyakarta dalam ruang festival modern.
Melalui pendekatan ini, Remember November 2025 menghadirkan pengalaman yang bukan sekadar festival musik, tetapi ruang hidup yang memadukan budaya, kolaborasi, dan keseharian Yogyakarta.

Baca Juga: 10 Kota Slow Living di Indonesia yang Cocok untuk Menenangkan Diri

Di sana, pengunjung akan merasakan suasana “pulang” — melalui kehadiran 10 desa wisata dari lima kabupaten/kota di DIY, instalasi karya seni berbasis daur ulang bersama Paguyuban Bank Sampah DIY, dan instalasi kolaboratif dengan Nanti Kita Sambat Tentang Hari Ini, hingga merchandise resmi hasil kolaborasi dengan brand lokal Craftown Jogja.

Sebagai bagian dari perjalanan emosional ini, “Yokjakarta” juga menjadi ruang pertemuan bagi para musisi asal Yogyakarta yang telah mewarnai industri musik Indonesia — mulai dari Sheila on 7, Letto, Jikustik, The Rain, Endank Soekamti, Shaggydog, hingga generasi baru seperti FSTVLST dan Mitty Zasia.

Mereka akan berbagi panggung dengan musisi sahabat dari berbagai kota, seperti Ungu, Kerispatih feat. Sammy Simorangkir, dan Kangen Band.

“Bagi kami, tampil di Yokjakarta seperti pulang ke rumah — tempat kami tumbuh, berkarya, dan bertemu kembali dengan energi awal musik kami. Konsep ini mengingatkan kami bahwa Yogyakarta adalah semangat yang terus hidup,” ujar Adam Subarkah, personel dan manajer Sheila on 7.

Baca Juga: TRIK & Cara Menghasilkan Uang dari Aplikasi Lucky Dramas dengan Mudah

Pelestarian budaya Yogyakarta agar terus bertumbuh di tengah tantangan zaman menjadi jiwa dari pelaksanaan“Yokjakarta”. Semangat itu tidak hanya hadir dalam konsep dan program, tetapi juga tercermin dalam simbol keberlanjutan yang diwujudkan lewat hadiah utama berupa satu unit mobil listrik Wuling Air EV bagi satu pengunjung yang beruntung.

Lebih dari sekadar hadiah, mobil listrik ini menjadi representasi semangat Yogyakarta yang beradaptasi — menghadirkan inovasi dengan jiwa yang tetap berakar pada kearifan lokal.

“Sejak awal, Yokjakarta kami niatkan sebagai ruang perjumpaan antara tradisi dan masa depan. Bagi kami, budaya akan terus hidup ketika nilai-nilainya mampu berdialog dengan perubahan. Kehadiran Wuling Air EV menjadi simbol perjalanan itu — bahwa keberlanjutan dan inovasi adalah bagian dari kebudayaan yang kami rayakan di Yokjakarta,” pungkas Clement Winarko.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X