- Puluhan speaker line array & subwoofer seharga total Rp800 juta–Rp1,5 miliar
- Power amplifier & sistem digital processing (DSP) seharga Rp300 juta–Rp500 juta
- Genset profesional dan kelengkapan listrik Rp200 juta ke atas
Total modalnya bisa menyentuh lebih dari Rp2 miliar. Itu baru satu truk. Dan Edi punya beberapa unit seperti itu.
Sosok Viral, Tetap Sederhana
Dengan penampilannya yang cuek dan wajah datar, tak sedikit netizen yang sempat mengira Edi menggunakan narkoba.
Namun Edi menjawab santai: “Wajah saya memang dari dulu begini, bukan karena apa-apa.”
Alih-alih tersinggung, ia menanggapi semua julukan dan kehebohan dengan rendah hati.
Ia menganggap dirinya hanya teknisi biasa yang suka eksperimen suara dan bersyukur bisa memberi hiburan bagi banyak orang.
Edi Sound, Simbol Kreativitas Jalanan yang Menembus Kota
Di saat banyak yang mengejar popularitas lewat cara instan, Edi justru jadi bukti bahwa kerja keras, keunikan, dan kecintaan pada bidangnya bisa membangun reputasi dan penghasilan yang luar biasa.
Dari Ngawi untuk seluruh Indonesia—dan kini seluruh dunia mengenalnya lewat layar ponsel.***
Artikel Terkait
130 dB Merobek Senyap: Dilema Sound Horeg di Tengah Masyarakat
Viral Ibu Protes Sound Horeg, Kaca Rumah Nyaris Pecah! Warganet Desak Regulasi Lebih Tegas
Pemprov Jatim Siapkan Aturan Terkait Sound Horeg, Target Final 1 Agustus 2025
Polemik Fatwa Haram Sound Horeg, MUI Pusat Soroti Dampak Kesehatan hingga Perekonomian
MUI Pusat Tanggapi Fatwa Haram Sound Horeg: Suara Berlebihan Bisa Rusak Kesehatan dan Lingkungan
Halaman Rumah Warga Pasuruan Jadi Parkiran Penonton Sound Horeg, Aksi Protes Pemilik Bikin Panik