Alvon menjelaskan bahwa selama sidang, pihaknya memang menghadirkan ahli untuk memastikan keaslian dan validitas video tersebut.
“Kami tidak berniat membuka isu KDRT ke publik karena ini menyangkut privasi, terutama kondisi psikologis anak-anak,” tegas Alvon.
Ia juga menambahkan bahwa proses hukum dilakukan secara tertutup, sehingga pihaknya memilih untuk tidak mempublikasikan materi persidangan.
Baca Juga: Ban Mobil Pecah di Jalan Tol? Begini Cara Ajukan Klaim Ganti Rugi ke Jasa Marga
Fokus Lindungi Anak, Bukan Sensasi
Alvon menegaskan bahwa tujuan utama dari sikap tertutup ini adalah untuk melindungi anak-anak Paula dan Baim dari dampak psikologis yang mungkin timbul jika isu ini terus dibicarakan secara terbuka.
“Kalau semua ini diumbar ke publik, yang paling rentan justru anak-anak. Jadi kami tidak akan mengambil langkah yang sama seperti pihak lain,” jelasnya.
Ia menutup pernyataan dengan menekankan bahwa mereka memiliki bukti yang sah dan valid, namun tidak ingin memakainya untuk kepentingan publikasi.
“Sejak awal kami tidak berniat memainkan opini. Kami hanya mengikuti jalur hukum dengan bukti yang memang ada,” tegas Alvon.***
Artikel Terkait
Model Internasional Paula Verhoeven pun Ikut Melenggang di Citayam Fashion Week
Buntut aksi tak terpuji, pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan ke polisi
Baim Wong dan Paula Verhoeven terjerat 2 laporan polisi di Polres Metro Jaksel
Dijerat UU ITE, Baim Wong dan Paula Verhoeven hadiri panggilan polisi
Curahan Hati Pilu Paula Verhoeven: Kesedihan Seorang Ibu yang Terpisah dari Anak-anaknya
Warganet Serukan Boikot Baim Wong Setelah Paula Verhoeven Unggah Video Anaknya Menangis Ketakutan
Paula Verhoeven Bagikan Momen Haru Bersama Kiano dan Kenzo: Dari Kebersamaan Hangat hingga Air Mata Perpisahan
Hak Asuh Anak Baim Wong dan Paula Verhoeven: Hakim Tinjau Rumah Sebelum Putusan Final
Baim Wong dan Paula Verhoeven Resmi Cerai, Hak Asuh Anak Disepakati Bersama
Klarifikasi Paula Verhoeven Soal CCTV: “Tidak Ada Bukti Selingkuh, Hanya Ngobrol”, Justru jadi Bahan Rujak Netizen