TITIKTTEMU.CO SURAKARTA – Turut menyemarakkan HUT ke-277 Kota Solo pada 17 Februari 2022, Tokopedia bersama pemerintah kota dan mitra strategis lain terus menggencarkan inisiatif hyperlocal untukmembantu UMKM di Kota Bengawan itu untuk meningkatkan daya saing bisnis lewat teknologi.
“Selama kuartal IV/2021, UMKM Solo yang bergabung di kampanye Kumpulan Toko Pilihan (KTP) SoloTokopedia - salah satu turunan inisiatif Hyperlocal mengalami lonjakan transaksi hingga lebih dari 5x lipat jika dibandingkan dengan yang belum mengikuti kampanye tersebut,” ungkap Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni.
Baca Juga: Manfaatkan Teknologi, Dua UMKM Tokopedia Ajak Publik Sayangi Bumi
Baca Juga: Program UMKM Naik Kelas, Pemkot Magelang Gandeng Tokopedia
Kampanye KTP juga mendorong tren belanja online masyarakat. “Misalnya, kategori RumahTangga, Kesehatan, Fesyen, Elektronik hingga MakanandanMinuman menjadi beberapa kategori Tokopedia yang paling laris di Solo sepanjang 2021,” ujarnya.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, mengatakan, “Kami mengapresiasi upaya Tokopedia yang konsisten mendukung Pemkot Solo dalam mendorong UMKM untuk memanfaatkan platform digital. UMKM harus maju dan lebih melek teknologi agar dapat meningkatkan daya saing usaha sehingga masyarakat semakin mendukung produk UMKM dan pemulihan ekonomi nasional tercapai.”
Baca Juga: Tiga Raksasa Digital Indonesia Kawal Solo Menuju Smart City
Demi meningkatkan keterampilan usaha UMKM Solo, Tokopedia juga rutin mengadakan Kelas Maju Digital setiap bulannya. Para UMKM bisa mendapatkan pendampingan dan pembekalan dengan beragam topik terkait pengembangan usaha dan kompetensi kewirausahaan dari UMKM mentor lainnya.
Kangen solo merupakan salah satu contoh pelaku UMKM Solo yang telah merasakan dampak positif setelah mengikuti beragam turunan inisiatif Hyperlocal Tokopedia.
Kangensolo, Lepaskan Kangen Kuliner Khas Solo
Berangkat darikerinduanpada kuliner khas kota asalnya, Solo, Cyntia Andika Amarta memutuskan mendirikan Kangen Solo dan bergabung di Tokopedia pada awal 2020. Dengan modal tekun dan pantang menyerah, ia menjual beberapa jenis camilan.
Baca Juga: YK TV, Media Digital Andalan Pemkot Yogyakarta
“Sejak pandemi, banyak bermunculan UMKM rumahan yang memproduksi kuliner khas Solo seperti ampyang (gulakacang), getiwijen (kuewijen) dan intip (kerak nasi). Akhirnya, saya gandeng produsen produsen tersebut dengan harapan bisa ikut memberdayakan mereka,” ungkapnya.
Kini omzet Kangensolo lewat Tokopedia bisa mencapai hingga belasan juta rupiah setiap bulannya. Bahkan produk yang dihasilkan oleh para produsen rumahan yang digandengnya, kini juga dapatmenjangkau berbagai daerah di Indonesia termasuk selama pandemi.
Artikel Terkait
Awas! Penipuan Berkedok Arisan dan Investasi Online, Yuk Kenali Ciri-cirinya
Dukung UMKM Naik Kelas dan Go Global, Ini Bentuk Dukungan BNI
Tips Menghemat Keuangan Jelang Akhir Bulan
Jelang Ulang Tahun, Pegadaian Siapkan Beragam Promo untuk Nasabah
Hati-hati Ada Penipuan Berkedok Kiriman Paket dari Luar Negeri
Kepoin Yuk, CIMB Niaga Syariah Tawarkan Pembiayaan Kepemilikan Logam Mulia
UKM Unggulan Indonesia Bakal Diikutkan Pameran Berskala Internasional