TITIKTEMU.CO - Memiliki kartu kredit kini bukan lagi soal gaya hidup, tapi sudah menjadi bagian dari kebutuhan keuangan modern.
Dari belanja online, pesan tiket pesawat, sampai cicilan tanpa bunga, semuanya terasa lebih praktis dengan kartu kredit. Tak heran jika makin banyak orang ingin mempunyai kartu kredit.
Masalahnya, tidak sedikit pengajuan kartu kredit yang berujung penolakan. Padahal, penghasilan ada, pekerjaan tetap, bahkan rekening tabungan terlihat sehat.
Setiap bank punya kebijakan masing-masing. Namun, ada beberapa bank dan jenis kartu kredit yang lebih ramah terhadap pemohon baru.
Berikut ini ulasan tentang faktor penentu approval kartu kredit, ciri kartu yang mudah disetujui, hingga rekomendasi bank dengan tingkat persetujuan relatif tinggi di tahun 2026.
Baca Juga: Panduan Memilih Asuransi Terbaik Terdaftar OJK 2026: Jiwa, Kesehatan dan Properti, Ini Daftarnya
Faktor Penentu Pengajuan Kartu Kredit Disetujui
Sebelum membahas rekomendasi bank, penting untuk memahami bagaimana bank menilai kelayakan calon pemegang kartu kredit.
1. Riwayat Kredit di SLIK OJK
Bank akan mengecek histori kredit melalui SLIK OJK. Jika pernah menunggak cicilan motor, KTA, atau pinjaman online, peluang disetujui akan mengecil. Skor kredit lancar (kolektibilitas 1) menjadi nilai plus besar.
2. Penghasilan Bulanan
Setiap kartu kredit punya syarat minimum penghasilan. Untuk kartu entry-level, rata-rata bank mensyaratkan gaji Rp3–5 juta per bulan. Semakin tinggi level kartu, semakin tinggi pula syaratnya.
3. Stabilitas Pekerjaan
Karyawan tetap, ASN, dan pegawai BUMN biasanya lebih mudah disetujui karena dianggap memiliki pendapatan stabil. Freelancer dan pengusaha tetap bisa disetujui, asalkan laporan keuangannya jelas.