- Penghasilan maksimal calon pembeli adalah Rp6 juta per bulan.
- Harus berstatus karyawan tetap dan memiliki SPT tahunan.
- Wajib memiliki KTP dan NPWP.
- Jika sudah menikah, wajib menyertakan surat nikah.
Baca Juga: Contoh Prompt AI Foto Prewedding Estetik: Realistis dan Romantis, Nggak Perlu ke Lokasi!
Selain itu, dilakukan juga pengecekan BI Checking (sekarang dikenal sebagai SLIK OJK) untuk memastikan tidak ada tunggakan atau cicilan bermasalah.
Proses ini memakan waktu sekitar satu minggu. Setelah hasilnya keluar dan dinyatakan lolos, kita bisa melanjutkan ke tahap pemberkasan lanjutan.
4. Pengajuan ke Bank dan Proses Verifikasi
Seluruh berkas yang telah lengkap diajukan oleh pihak marketing ke Bank BTN. Di tahap ini, bank akan melakukan verifikasi ulang sebelum memberikan persetujuan kredit (ACC). Proses ini biasanya memakan waktu 1–2 minggu, tergantung banyaknya pengajuan.
Setelah pengajuan kita disetujui oleh pihak bank, kita membayar DP sesuai kesepakatan. kita juga memastikan semua dokumen yang diberikan rapi agar proses verifikasi di bank berjalan lancar.
5. Tanda Tangan Notaris
Tahap terakhir adalah penandatanganan berkas di hadapan notaris dan pertemuan langsung dengan pihak bank untuk pembekalan terkait cicilan dan hak kepemilikan rumah.
Setelah semua dokumen selesai, barulah dilakukan serah terima kunci.
Momen ini menjadi saat paling membahagiakan karena perjuangan panjang dari proses administrasi hingga verifikasi akhirnya terbayar lunas.
Proses membeli rumah subsidi memang membutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam menyiapkan semua dokumen.
Namun, jika kita memahami alur dari awal — mulai dari mencari lokasi, melengkapi berkas, hingga menandatangani akad — semuanya akan terasa lebih mudah dan terarah.***