Dalam kesempatan yang sama, Arie juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pekerja, manajemen, komisaris, dan pemerintah.
Ia menyebut kerja sama yang harmonis dan adil akan memperkuat posisi perusahaan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.
"May Day bukan sekadar seremoni. Ini panggilan untuk memperkuat kerja sama yang adil agar perusahaan maju dan pekerja sejahtera," ucapnya.
Baca Juga: IFG Hadirkan Fasilitas Day Care: Dukung Keseimbangan Kerja dan Keluarga di Hari Buruh 2025
Dukungan Pemerintah: Ekosistem Kerja yang Adil dan Produktif
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli turut hadir dan menyampaikan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang berpihak pada pekerja.
Ia menyebut buruh Indonesia adalah kekuatan utama ekonomi nasional, dan keadilan sosial harus menjadi bagian dari setiap pembangunan.
“Pertumbuhan ekonomi tak cukup.
Kita harus hadirkan perlindungan dan keadilan nyata bagi 145 juta pekerja Indonesia,” katanya.
Acara ini juga dihadiri tokoh penting seperti Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dan Wakil Dirut Pertamina Wiko Migantoro.
Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan hubungan industrial yang sehat dan konstruktif di BUMN.***