Fokus Baru: Evaluasi dan Pengembangan Nilai Ekonomi GBK
Lebih lanjut, Rosan mengungkap bahwa selama ini belum ada pihak yang secara khusus fokus terhadap pengembangan kawasan GBK.
Karena itu, Danantara akan melakukan evaluasi menyeluruh demi meningkatkan nilai ekonominya.
“Kami ingin melihat apa saja yang bisa dikembangkan dari GBK agar memiliki nilai tambah yang lebih besar bagi kota dan masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Rosan Roeslani: GBK Resmi Dikelola Danantara, Target Aset Capai 1 Triliun USD
Dari Kemensetneg ke Danantara: Lompatan Strategis
Sebelum resmi dikelola oleh Danantara, pengelolaan kawasan GBK berada di bawah Kementerian Sekretariat Negara melalui unit Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK).
Peralihan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat pengembangan kawasan menjadi lebih produktif dan relevan dengan kebutuhan publik saat ini.***