ekonomi

Klasterku Hidupku Mampu Jadikan Kelompok Usaha Ini Terus Berkembang

Minggu, 29 September 2024 | 11:51 WIB
Made Sri Agastya, anggota yang juga menjabat sebagai penggerak KWT Cahaya Suci , (dok. BRI)

 

TITIKTEMU.CO, Buleleng - BRI berhasil mengambil peran penting dengan melakukan pemberdayaan masyarakat, terutama kaum perempuan.

Salah satunya adalah KWT Cahaya Suci, yang secara tak langsung ikut menyediakan lapangan kerja bagi para perempaun di Desa Panji.

Baca Juga: Hutama Karya Catat Kinerja Positif Berhasil Bertransformasi Lakukan Bisnis Tangguh dengan Aset yang Meroket

Dengan langkah konkret itu, BRI sekaligus mendukung perekonomian lokal.

Kehadiran KWT Cahaya Suci menjadi wadah untuk memberdayakan para wanita, khususnya para ibu rumah tangga yang ada di Banjar Dinas Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.

Klaster ini terbentuk pertama kali pada 22 Desember 2018, kini terdapat 39 perempuan yang menjadi anggota KWT Cahaya Suci. 

Baca Juga: Prabowo Saksikan Penganugerahan Brevet Hiu Kencana TNI AL Yang Diberikan Kepada Jokowi

Made Sri Agastya, anggota yang juga menjabat sebagai penggerak KWT Cahaya Suci menceritakan, hampir seluruh anggota KWT Cahaya Suci memiliki latar belakang sebagai petani. 

Diluar kesibukan sebagai petani, untuk menambah penghasilan tambahan para perempuan mulai mengolah aneka camilan dari kacang.

Dari sinilah awal mula KWT Cahaya Suci mulai berkembang dan berhasil memberdayakan para perempuan lain di desanya. 

"Terus terang saya nggak punya tanah, jadi saya kadang beli kacang di pasar atau beli langsung ke petani, untuk diolah jadi camilan," cerita Agastya. 

Baca Juga: Timnas Indonesia Diterpa Kabar Buruk Jelang Duel Melawan Bahrain: Shayne Pattynama Cedera

Usaha awalnya hanya mengolah kacang keplos sebanyak 5 kg untuk dijual ke warung-warung yang ada di delapan banjar (dusun). Alasan kenapa Agastya menjual camilan kacang bisa dibilang sederhana, yaitu karena banyak orang di daerahnya yang menyukai kacang-kacangan. 

Bukan cuma karena kacang yang menjadi camilan favorit saja, tapi ternyata kacang juga menjadi salah satu isian banten atau sesajen bagi umat Hindu yang ada di Bali.

Halaman:

Tags

Terkini