Potensi Wakaf Capai 180 Triliun Namun Dana yang Dihimpun Baru Rp 860 miliar. Perlu Penguatan Literasi Wakaf!

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Rabu, 19 April 2023 | 15:52 WIB
Pengusaha muda Andrio Caesario. (pic. istimewa)
Pengusaha muda Andrio Caesario. (pic. istimewa)

 

TITIKTEMU.CO JAKARTA - Potensi wakaf di tanah air ternyata sangat besar. Misalnya saja wakaf uang, berdasarkan data Badan Wakaf Indonesia (BWI) tahun 2020  potensi wakaf uang di Indonesia mencapai Rp 180 triliun.

Namun, saat ini yang baru berhasil dihimpun baru sekitar Rp 860 miliar.

Baca Juga: Zakat Fitrah Wajib dibayarkan sebelum Idul Fitri. Jangan lupa baca niat, Ini bacaan lengkapnya

Baca Juga: Wajib tahu, Ini 8 Golongan Yang Berhak Menerima Zakat Fitrah sebelum Idul Fitri. Jangan Salah Sasaran.

Kesenjangan antara potensi dan realisasi ini salah satunya disebabkan oleh tingkat literasi wakaf yang masih rendah, yakni skor indeksnya baru sebesar 50,48 berdasarkan studi BWI dan Kemenag tahun 2020.

Alasan ini semakin memperkuat bahwa penguatan literasi wakaf kepada masyarakat merupakan hal penting. 

Baca Juga: Idul Fitri 2023 Sebentar lagi, Sempurnakan Puasa Ramadhan dengan Zakat Fitrah. Ini Syarat dan Ketentuannya

Pengusaha muda Andrio Caesario yang turut hadir dalam silahturahmi dan buka bersama dengan Forum Jurnalis Wakaf Indonesia (Forjukafi), di Warung Wow, Jakarta Selatan, Senin malam 17 April 2023 mendukung Forjukafi mengambil peran lebih besar dalam penguatan literasi tersebut.

“Saya mengapresiasi program-program Forjukafi yang aktif terkait literasi tentang wakaf dan zakat di tanah air, program-program tersebut harus dilanjutkan karena bagian dari mengedukasi masyarakat tentang wakaf,” ujarnya.

Menurut Rio, program literasi semacam ini diharapkan mampu mengefektifkan potensi wakaf dan zakat yang mencapai ratusan triliun tersebut.

Baca Juga: Bupati Thoriqul Haq (Cak Thoriq) serahkan ribuan bingkisan Lebaran untuk Forum PAUD dan Ormas di Lumajang

“Karena dengan literasi, masyarakat jadi lebih mengetahui apa itu wakaf dan apa manfaatnya bagi ekonomi nasional."

Pengusaha muda berdarah Lampung yang namanya cukup eksis di bisnis pertambangan, perkebunan, pertanian, ini meyakini jika literasi masyarakat tentang wakaf telah memadai, maka pengembangan wakaf nasional dapat ditingkatkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X