TITIKTEMU.CO-Ada orang yang sudah lunas membayar apartemen, tetapi bertahun-tahun kemudian masih belum bisa menerima kuncinya. Situasi inilah yang kini dihadapi sejumlah konsumen LRT City, proyek hunian yang dikembangkan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Persoalan LRT City mangkrak bukan lagi sekadar soal proyek properti yang terlambat. Bagi konsumen, penantian tersebut sudah berubah menjadi persoalan uang, cicilan bank, dan ketidakpastian masa depan.
Kenapa LRT City Mangkrak?
Manajemen Adhi Karya akhirnya buka suara mengenai alasan pembangunan sejumlah proyek LRT City belum rampung. Direktur Portofolio Bisnis dan Risiko ADHI, Rozi Sparta, menyebut ADCP sedang menghadapi tekanan likuiditas yang ikut menghambat penyelesaian proyek.
Baca Juga: Stephen Chow Kasih Kode Keras: Kung Fu Soccer 2 Bisa Jadi Lebih Gila, Ini Bocoran Ceritanya
Dengan kata lain, persoalannya bukan cuma soal pembangunan fisik di lapangan. Arus kas perusahaan yang berada dalam tekanan membuat kemampuan ADCP membiayai penyelesaian proyek ikut terdampak.
Rozi juga menjelaskan bahwa bisnis ADCP memiliki karakteristik yang membutuhkan modal besar. Sebagai pengembang kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD), perusahaan tidak hanya membangun hunian vertikal, tetapi juga perlu menyediakan infrastruktur pendukung di sekitar akses transportasi publik seperti LRT, Commuter Line, dan BRT.
Kebutuhan dana yang besar tersebut menjadi semakin berat ketika pasar properti belum sepenuhnya pulih. Penjualan yang belum kembali kuat membuat penerimaan kas perusahaan ikut tertekan.
ADCP dan Adhi Karya menyatakan masih berupaya mencari skema pendanaan agar pembangunan dapat diteruskan. Pengembangan hunian juga dilakukan secara bertahap menyesuaikan rencana proyek dan kondisi keuangan perusahaan.
Konsumen Sudah Bayar, Unit Belum Ada
Masalahnya, waktu terus berjalan sementara konsumen tidak bisa ikut menunda kewajiban mereka.
Tomy, salah satu pembeli LRT City Ciracas, mengaku memilih proyek tersebut karena reputasi ADCP yang berada di bawah Adhi Karya. Unit yang dibelinya dijanjikan serah terima pada 2021, tetapi hingga 2026 belum juga diterima.
Baca Juga: Masih Layak Beli Realme Note 60x di 2026? Simak Kelebihan dan Kekurangan HP Ini!
Artikel Terkait
Peter Parker Mencari Bantuan Bruce Banner Dalam Spider-Man: Brand New Day Setelah Kehilangan Kekuatan
Download FF Mod Kipas Beta Testing 2026 V3: Ketahui Fakta Penting untuk Pemain Free Fire
Daftar Pemain Biarkan Hati Bicara: Biodata dan Instagram Bintang Sinetron Terbaru SCTV
Masih Layak Beli Realme Note 60x di 2026? Simak Kelebihan dan Kekurangan HP Ini!
Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra Resmi Meluncur: Spesifikasi, Harga, dan Perbedaannya
Harga Nokia 123 Shield Terbaru 2026: Feature Phone Tahan Banting dengan Baterai Awet dan Harga Terjangkau
Stephen Chow Kasih Kode Keras: Kung Fu Soccer 2 Bisa Jadi Lebih Gila, Ini Bocoran Ceritanya