Tak ketinggalan, sektor keuangan dan industri masing-masing menguat sekitar 1,48 persen dan 1,47 persen, memperkuat struktur kenaikan IHSG secara menyeluruh.
Baca Juga: Ketika Pasar Kripto Tersandung: Bitcoin, Ethereum, dan Kawan-Kawan Kompak Terpeleset
Pengaruh Faktor Global dan Domestik
Menurut analis, penguatan IHSG hari ini tidak lepas dari faktor global dan domestik. Dari eksternal, meredanya kekhawatiran pasar terhadap kebijakan moneter global membawa investor u kembali masuk ke aset berisiko.
Sementara dari dalam negeri, stabilitas ekonomi makro dan prospek kinerja emiten yang solid menjadi katalis tambahan.
Secara teknikal, level 8.300 kini menjadi area support terdekat bagi IHSG. Jika momentum positif berlanjut, indeks berpeluang menguji resistance di kisaran 8.450 hingga 8.500 dalam beberapa sesi ke depan.
Namun, pelaku pasar tetap diingatkan untuk mencermati dinamika global yang berpotensi memicu volatilitas.
Bagi investor jangka pendek, lonjakan bisa menjadi peluang untuk melakukan trading mengikuti tren. Untuk investor jangka panjang, penguatan IHSG menegaskan fundamental pasar modal Indonesia yang masih atraktif.***
Artikel Terkait
Jangan Salah Pilih! 7 Aplikasi Investasi Emas Legal Berizin OJK dan Bappebti
Cara Beli Emas Digital 2026: CukupRp10 Ribu, Legal, Aman, dan Bisa Dicetak Fisik
Mana Lebih Untung, Investasi Emas atau Saham? Ini Plus Minusnya, Jangan Salah Pilih!
13 Prediksi Harga Emas 2026: Investor Bakal Full Senyum atau Gigit Jari?
Nasib Investor Emas Antam: Spread Rp219.000 per Gram, Kapan Mulai Cuan?
Update Harga Emas Antam 23 Februari 2026 Naik Rp16.000, Tembus Rp3.028.000 per Gram