Ia menyarankan pembelian emas dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari strategi perlindungan nilai jangka panjang, bukan untuk mengejar keuntungan instan.
Namun, bagi investor jangka pendek, harga emas di level tertinggi justru menyimpan risiko besar. Perubahan sentimen global, seperti meredanya ketegangan geopolitik atau kebijakan suku bunga, berpotensi memicu koreksi harga secara cepat.
Sebaliknya, bagi investor yang telah membeli emas di harga rendah, kondisi ini dapat dimanfaatkan untuk menjual sebagian kepemilikan guna mengamankan keuntungan dan menjaga keseimbangan portofolio.
Menurut Achmad, emas bukan sekadar instrumen spekulasi, melainkan alat untuk menjaga stabilitas keuangan di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.***
Artikel Terkait
Detik-Detik Banjir Hampir Menenggelamkan Rumah Warga Aceh Tamiang, 18 Orang Bertahan di Atap Saat Hujan Deras
11 Ucapan Selamat Tahun Baru 2026 Penuh Makna, Cocok Dibagikan ke Keluarga dan Rekan Kerja hingga Postingan di Media Sosial
Jakarta Siapkan 8 Titik Panggung Perayaan Tahun Baru 2026, Sudirman–Thamrin Terapkan Car Free Night
Cari Ide Kado Tahun Baru? Ini 10 Rekomendasi Hadiah Bermakna untuk Orang Terkasih di Momen Pergantian Tahun
10 Rekomendasi Tempat Camping Malam Tahun Baru di Jawa Tengah, Seru dan Penuh Nuansa Alam
HAPPY NEW YEAR! Ini 10 Link Twibbon Selamat Tahun Baru 2026, Praktis dan Siap Percantik Unggahan Media Sosial