Partisipasi BRI Perkuat KDKMP Jadi Motor Ekonomi Rakyat melalui Akselerasi Akses Pembiayaan

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Kamis, 11 September 2025 | 10:14 WIB
Sosialisasi Pembuatan Proposal Bisnis dan Pembiayaan KDKMP bersama BRI (Dok. BRI)
Sosialisasi Pembuatan Proposal Bisnis dan Pembiayaan KDKMP bersama BRI (Dok. BRI)

 

TITIKTEMU.CO, SidoarjoBRI sebagai mitra pemerintah berpartisipasi dalam “Sosialisasi Pembuatan Proposal Bisnis dan Pembiayaan KDKMP”, dalam upaya mengakselerasi penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

Kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas pengurus koperasi agar lebih siap mengakses pembiayaan sekaligus mengelola lembaga secara profesional.

Baca Juga: BRI Peroleh Anugerah Ekonomi Hijau Berkat Pemberdayaan UMKM

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri BUMN RI Kartiko Wirjoatmodjo, Wakil Direktur Utama BRI Agus Noorsanto, Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris serta Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (9/9/2025). 

Hadir pula dalam acara tersebut MD Operational Holding Danantara Setyanto Hantoro serta direksi beberapa BUMN.

Baca Juga: Syarat dan Cara Daftar Lowongan Kerja Bank Indonesia (BI) Terbaru September 2026, Ini Jurusan yang Dibutuhkan

Dalam sambutannya, Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting bagi koperasi desa untuk lebih siap mengelola usaha secara profesional.

Ia menyebut, pemerintah melalui BUMN akan memberikan peluang bisnis captive kepada koperasi dalam rangka pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang wajar.

“Ke depan, kami berharap koperasi bisa menggarap bisnis sesuai potensi daerah masing-masing, seperti penggilingan padi, ekowisata, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Baca Juga: Prabowo-DascoLakukan Pertemuan Empat Mata di Istana, Bahas Apa?

Lebih lanjut, Kartiko pun menyampaikan sesuai arahan Satuan Tugas (Satgas), pencairan pembiayaan ditargetkan dapat terealisasi pada akhir September atau paling lambat awal Oktober 2025.

Urgensi ini semakin kuat karena Pemerintah terus mendorong KDKMP menjadi terobosan pembiayaan riil dan realistis, dengan pengurus yang bertanggung jawab dan tercatat secara digital.

“Dalam enam bulan hingga satu tahun ke depan, fokus kebijakan akan diarahkan ke sana. Karena itu, masyarakat desa perlu memastikan program usaha ini terlaksana dengan baik sebelum diajukan ke bank-bank milik negara,” tutur Tiko.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X