BSU merupakan insentif yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan daya beli masyarakat, dengan nilai bantuan yang didapat sebesar Rp300.000,- per bulan yang diberikan sekaligus.
Pemerintah pun menargetkan sebanyak 17 juta pekerja dengan gaji maksimal Rp3,5 juta per bulan atau sebesar upah minimum provinsi atau kabupaten/kota (UMP/UMK) yang berhak untuk menerima bantuan tersebut.
Selain pekerja yang memiliki upah di bawah Rp3,5 juta, sebanyak 3,4 juta guru honorer juga bisa menerima BSU sebesar Rp300.000,-.
Riko menambahkan, keberhasilan BRI dalam penyaluran BSU ini tidak hanya memberikan stimulus bagi daya beli masyarakat, tetapi juga menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
“Sebagai bank dengan fokus pemberdayaan di segmen UMKM, BRI terus mendukung program-program strategis pemerintah untuk mewujudkan inklusi keuangan dan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan,” pungkas Riko.***
Artikel Terkait
Optimistisme Pasar terhadap BRI Naik, Didukung Trust Fundamental Analis Kompak Rekomendasi BUY Saham BBRI
Couplepreneur Ini Sukses Bawa Kerajinan Craftote Tembus Pasar Ekspor Berkat Program Pemberdayaan BRI
Kisah Inspiratif Viral Anak Penjual Es Keliling Lolos ITB, Rumah Penuh Piala
KPR BRI 2025, Jenis, Suku Bunga, dan Syarat Mengajukan
Daftar Harga Mobil Listrik Solo Raya Terbaru Juli 2025, Pilih Hemat untuk Jarak Tempuh Panjang
Promo dan Diskon Mobil Listrik Wuling, BYD, VinFast Dan MG di Makassar Terbaru 2025