Gejolak Global Guncang Kripto: Harga Bitcoin Terjun Bebas ke USD 101.000 Usai Serangan AS ke Iran

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 24 Juni 2025 | 19:58 WIB
Bitcoin Ambruk di Tengah Ketegangan Internasional ( Diskominfo Badung - Pemkab Badung)
Bitcoin Ambruk di Tengah Ketegangan Internasional ( Diskominfo Badung - Pemkab Badung)

Aset Kripto Lain Juga Ikut Tertekan

Bukan hanya Bitcoin yang terdampak, beberapa kripto utama lainnya juga mengalami pelemahan. Ether (ETH) turun sebesar hampir 2% dalam 24 jam terakhir, menyeret harga turun ke bawah level psikologis yang sebelumnya cukup stabil.

Sementara itu, XRP mengalami penurunan sekitar 2,5%, dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap kondisi global yang tidak menentu.

Solana (SOL), Cardano (ADA), dan Dogecoin (DOGE) juga mencatatkan koreksi harian lebih dari 3%, mempertegas tren negatif yang terjadi di seluruh pasar altcoin.

Token-token bertema politik seperti $TRUMP pun tak luput dari tekanan pasar.

Meskipun sempat mencuri perhatian dengan volatilitasnya yang tinggi menjelang pemilu AS, token ini juga ikut mengalami penurunan karena investor cenderung menghindari aset berisiko dalam kondisi geopolitik yang memanas.

Penurunan serempak ini memperlihatkan betapa sensitifnya pasar kripto terhadap isu global, khususnya yang menyangkut geopolitik dan ekonomi makro seperti perang, suku bunga, serta kebijakan moneter negara adidaya seperti Amerika Serikat.

Sentimen Global dan Tekanan Suku Bunga

Analis dari Indodax, Antony Kusuma menyebut bahwa koreksi ini bukan semata-mata teknikal, tapi lebih dipicu ketakutan global akibat konflik di Timur Tengah . Selain itu, komentar hawkish dari Federal Reserve menambah tekanan, karena pasar khawatir suku bunga AS akan tetap tinggi lebih lama .

Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Antony menyarankan investor untuk tetap waspada tapi tidak panik.

Penurunan mendadak bisa jadi justru menciptakan peluang beli saat harga lebih rendah.

Investor juga diingatkan bahwa bitcoin bersifat spekulatif dan harus siap dengan volatilitas tinggi .

Faktor Ekonomi Lanjutan yang Perlu Diwaspadai

Ketegangan di Selat Hormuz berpotensi menaikkan harga minyak hingga USD 130 per barel jika Iran memblokir jalur tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Coinmarketcap

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X