Melalui program Desa BRILiaN, BRI hadir mendampingi Menuk dan pelaku UMKM lainnya dengan pelatihan manajemen usaha hingga fasilitasi keikutsertaan dalam beberapa pameran. Ini menjadi bukti nyata peran BRI dalam mendorong UMKM naik kelas dan memperluas akses pasar.
“Kami sangat berharap BRI terus menjadi mitra kami dalam tumbuh dan berkembang, terutama melalui pelatihan, pendampingan, dan akses untuk memperluas pasar. Kami ingin membawa batik khas Kaliurang ini dikenal lebih luas lagi,” harap Menuk.
Baca Juga: Jelang Idul Adha 2025, Ini Panduan Memilih Sapi Kurban yang Sesuai Syariat
Terpisah, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menyampaikan bahwa program Desa BRILiaN merupakan salah satu bentuk komitmen nyata BRI dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
“Melalui program pemberdayaan yang terstruktur dan sinergi dengan berbagai pihak, kami percaya desa-desa di Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. UMKM seperti Batik Parang Kaliurang adalah contoh nyata bagaimana semangat inovasi dan kolaborasi dapat menghadirkan perubahan positif di tingkat lokal,” ujarnya.***
Artikel Terkait
BRI Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Dukung Kemandirian Energi di Desa BRILiaN Jatihurip
Cerita Inspiratif dari Lereng Gunung Merapi, Desa BRILiaN Ini Sukses Kembangkan Pariwisata Alam dan Agrikultur
Camilan Khas Hargobinangun Ini Menjadi Oleh-Oleh Unggulan Produk UMKM Lewat Desa BRILiaN
BRI Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM melalui Program BRI Peduli untuk Dorong Daya Saing
Kenapa Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Bisa Tertunda? Ini Solusinya
Lindungi Aset dan Masa Depan UMKM: IFG Dukung Askrindo Proteksi 10.000 Pelaku Usaha
Berhasil Tembus Pasar Global, UMKM Binaan BRI Ini Ikut Pameran Kopi Dunia di Amerika Serikat