“Produk-produk Indonesia harus memiliki nilai tambah agar dapat bersaing di pasar global. Selain itu, produk natural Indonesia juga memiliki keunggulan dalam masa simpan yang panjang, yang menjadi faktor penting bagi buyer di Amerika Serikat,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kumara Jati, Ph.D., Direktur ITPC Los Angeles, menyampaikan bahwa kualitas dan keberlanjutan merupakan aspek kunci untuk memasuki pasar Amerika Serikat.
“Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Produk natural Indonesia telah dikenal secara global, namun untuk dapat bersaing di pasar Amerika Serikat, kualitas dan keberlanjutan adalah faktor utama.
Baca Juga: Daftar Tempat Nobar (Nonton Bareng) Indonesia vs Bahrain Jakarta Barat dan Timur Terbaik
UMKM yang berpartisipasi dalam pameran ini telah melewati proses seleksi ketat dan siap berkompetisi di pasar internasional,” ungkapnya.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menambahkan bahwa partisipasi UMKM binaan BRI dalam NPEW 2025 merupakan bagian dari perjalanan berkelanjutan pasca BRI UMKM EXPO(RT).
“Langkah ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan kami dalam mendorong UMKM Indonesia menjadi pemain global. Keikutsertaan dalam pameran internasional ini juga merupakan bentuk dukungan nyata BRI untuk mendorong pengusaha UMKM go global yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui ekspor produk lokal” ujarnya.***
Artikel Terkait
Cetak Rekor, BRI Jadi Brand Teratas di Indonesia dan Peringkat 323 Dunia Daftar Brand Finance Global 500 2025
Waspadai Smishing, BRI Himbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Transaksi Perbankan
Berkat BRI, UMKM Produsen Wewangian Ini Siap Harumkan Indonesia di Kancah Dunia
Libur Lebaran Tanpa Kawatir, BRI Jamin Keandalan E-Channel untuk Kelancaran Transaksi
Terapkan Budaya Kerja Inklusif, BRI Raih Penghargaan Anugerah Avirama Nawasena dari SBM ITB
Raih Penghargaan Internasional Best SME Bank in Indonesia, BRI Terdepan Dukung UMKM
Hery Gunardi, Nakhoda Baru BRI, Rekam Jejaknya Panjang di Dunia Perbankan