Strategi Pengelolaan Segmen Nasabah Berbasis Piramida Diterapkan BRI untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Kamis, 6 Februari 2025 | 19:10 WIB
BRI mempertegas komitmen dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. BRI UMKM EXPO(RT) 2025. (dok. BRI)
BRI mempertegas komitmen dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. BRI UMKM EXPO(RT) 2025. (dok. BRI)

TITIKTEMU.CO, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) kembali menunjukkan perannya sebagai pilar utama perbankan nasional dengan mempertegas komitmen dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Dengan fokus kuat pada pengembangan UMKM, serta didukung jaringan luas dan inovasi berkelanjutan, BRI terus menjadi mitra strategis dalam memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di kancah global.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Sunarso pada diskusi eksklusif di kanal YouTube Hermanto Tanoko bertajuk “BBRI Pilar Utama Perbankan Nasional: Peluang Besar di 2025”.

Baca Juga: TERBONGKAR! Kasus Penyelundupan Senilai Rp480 M, Budi Gunawan : 18 Perusahaan dan 35 Kelompok Jadi Sasaran Penyelidikan

Sunarso mengungkapkan bahwa BRI telah mengimplementasikan strategi pengelolaan segmen nasabah berbasis piramida. Pada dasar piramida, terdapat segmen mikro dan ultra mikro yang mencakup mayoritas nasabah BRI.

Segmen ini menjadi fokus utama untuk berbagai program inklusif yang bertujuan meningkatkan kapasitas usaha, akses pembiayaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Buat Checklist, Persiapan Keluarga Agar Puasa Lebih Lancar

“BRI secara konsisten mengarahkan sumber daya untuk mendukung segmen mikro dan ultra mikro melalui inovasi layanan keuangan, pelatihan kewirausahaan, dan pendampingan usaha. Ini sejalan dengan misi kami untuk memperkuat perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sunarso melanjutkan, di lapisan tengah piramida, segmen menengah menawarkan potensi pertumbuhan yang lebih stabil dan menjadi salah satu fokus utama BRI dalam menjaga keseimbangan portofolio kredit.

Baca Juga: Catat Tanggal Pentingnya! Jadwal Pendaftaran Polri 2025: Syarat, Link Daftar Situs Resmi dan Tahapan Seleksi

"Sedangkan pada puncak piramida, BRI melayani segmen korporasi besar yang, meski jumlah nasabahnya lebih kecil, memiliki nilai kredit signifikan yang mendukung pembangunan nasional," terang Sunarso.

Sunarso juga menjelaskan bahwa permintaan kredit di sektor UMKM sangat dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat.

“Ketika daya beli melemah, permintaan kredit di sektor UMKM, terutama mikro, cenderung mengalami penurunan,” paparnya.

 

Sebagai respons terhadap dinamika tersebut, BRI mengadopsi strategi “slowing down” untuk menurunkan laju pertumbuhan kredit di segmen mikro. Langkah ini diselaraskan dengan penguatan penyaluran kredit pada segmen menengah dan konsumer, sehingga tercipta ekosistem pembiayaan yang lebih seimbang dan berdaya tahan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Tags

Rekomendasi

Terkini

X