Lebih lanjut, komitmen BRI untuk mendorong ekonomi kerakyatan ditunjukkan dari kontribusi nyata BRI sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia.
Apabila diakumulasi dari tahun 2015 hingga akhir tahun 2024, penyaluran KUR BRI telah mencapai sebesar Rp1.257 triliun dengan total penerima KUR sebanyak 42,68 juta pelaku usaha. Hal ini semakin menegaskan bahwa BRI memiliki peran penting dalam memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kerakyatan.
Baca Juga: 5 Komitmen BRI dalam Mendorong Peningkatan Kualitas Dan Daya Saing UMKM
Tidak hanya itu, mengutip data Kemenko Bidang Perekonomian RI, kehadiran KUR sebagai program kredit bersuku bunga rendah juga terbukti telah mampu memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi secara makro.
Pada tahun 2023, proporsi penyaluran KUR terhadap PDB Nominal sebesar 1,24%. Selain itu, KUR juga berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja baru. Menurut hasil riset BRIN, setiap 1 debitur KUR dapat menyerap 3 tenaga kerja baru. Dengan demikian, KUR diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui ekonomi grassroot.***
Artikel Terkait
BRI Bersama Holding Ultra Mikro Berperan Aktif Tingkatkan Daya Saing UMKM Melalui Sertifikasi BPOM
SIDEK-ERP: Inovasi Dosen UGM untuk Transformasi Pelaporan Keuangan Digital UMKM
Pemberdayaan Untuk Berkembang Secara Berkelanjutan, Rumah BUMN BRI Pekalongan Berhasil Dampingi 1.000 UMKM Naik Kelas
Kapan KUR BCA 2025 Dibuka? Catat Syarat dan Jenis Pinjamannya untuk UMKM, PNS, TNI dan Polri
Tabel Angsuran KUR BRI Januari 2025 Rp35 Juta: Cara Pengajuan Modal Usaha UMKM Terbaik
5 Komitmen BRI dalam Mendorong Peningkatan Kualitas Dan Daya Saing UMKM