Menko Muhaimin Apresiasi Peran BRI Perkuat Pembangunan Desa melalui Program Desa BRILiaN

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Sabtu, 18 Januari 2025 | 12:15 WIB
Dirut BRI Sunarso berbicara mendampingi kunker MenkoBidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar (Dok. BRI)
Dirut BRI Sunarso berbicara mendampingi kunker MenkoBidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar (Dok. BRI)

TITIKTEMU.CO, Mojokerto - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar melakukan kunjungan kerja di Desa BRILiaN Ketapanrame di Kec. Trawas, Kab. Mojokerto, Provinsi Jawa Timur pada Kamis (16/01/2025). 

Muhaimin atau Cak Imin menyatakan bahwa sinergi dan kolaborasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Lembaga BUMN dan swasta adalah kunci keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk naik kelas dalam ekosistem yang saling mendukung dan berkelanjutan.

Baca Juga: Minyak Jelantah Jangan Dibuang! Jual ke Pertamina Bisa Jadi Uang, Simak Lokasi dan Cara Penukarannya

Menurut Cak Imin desa BRILiaN Ketapanrame yang dibina oleh BRI adalah salah satu contoh program bahwa inkubasi desa bisa direplikasi oleh desa dan kolaborator lain. 

Cak Imin menambahkan, kunci pemberdayaan adalah keterlibatan aktif dari masyarakat berupa ketekunan mengikuti pelatihan dan pendampingan. 

“Maka dari itu, saya amat mengapresiasi masyarakat yang semangat mengikuti setiap bentuk program,” kata Cak Imin.

Dalam kunjungannya, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat didampingi oleh Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Utama BRI Sunarso. 

Pada kesempatan yang sama Sunarso menjelaskan program Desa BRILia yang dimulai sejak tahun 2020 ini tercatat telah memberdayakan 4.327 Desa yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca Juga: LOWONGAN KERJA PT Putra Wijayakusuma Sakti: Peluang Karier Menjanjikan untuk Lulusan D3 Hingga S1

Sunarso mengatakan bahwa Desa BRILiaN merupakan wujud komitmen BRI sebagai agent of development yang terus mendukung upaya pemberdayaan desa di seluruh Indonesia. 

Program ini menjadi salah satu bagian dari integrasi aktivitas pemberdayaan seperti hyperlocal ecosystem yang akan membentuk suatu ekosistem konsolidasi mikro.

“Desa BRILiaN mengembangkan 4 (empat) aspek yang terdapat dalam sebuah desa. Pertama, BUMDes sebagai motor ekonomi desa. Kedua, digitalisasi yang merupakan implementasi produk dan aktivitas digital di desa. Ketiga, sustainability yang mencerminkan desa tangguh serta secara berkesinambungan melakukan pembangunan. Keempat, innovation yaitu kreatif dalam menciptakan inovasi”, ungkapnya.

Baca Juga: BRI Satu-Satunya BUMN Penerbit Obligasi Hijau di Tahun 2024 Menjadi Terdepan dalam Praktik Sustainable Finance

Dalam program ini, dilakukan pula penguatan ekosistem ekonomi desa yang didukung dengan program penguatan kelompok-kelompok (Klaster) usaha mikro dengan nama Klasterkuhidupku. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Sumber: BRI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X