Petani Mangga Alpukat Bondowoso Mampu Perluas Lahan dan Tingkatkan Taraf Hidup Dengan Pendampingan Oleh BRI

photo author
Tim TITIK TEMU 01, TitikTemu.co
- Minggu, 24 November 2024 | 09:15 WIB
Petani Mangga Alpukat Bondowoso Mampu Perluas Lahan dan Tingkatkan Taraf Hidup Dengan Pendampingan Oleh BRI (BRI)
Petani Mangga Alpukat Bondowoso Mampu Perluas Lahan dan Tingkatkan Taraf Hidup Dengan Pendampingan Oleh BRI (BRI)

TITIKTEMU.CO, BONDOWOSO - Abu Sufyan, seorang petani mangga, di daerah Bondowoso,  kini mampu memasarkan produknya hingga ke luar daerah.

Sistem pemasaran yang diterapkan bukan hanya secara lokal, tetapi juga secara daring ke wilayah lain seperti DKI Jakarta. Meskipun pemasaran utama masih dilakukan secara langsung di sekitar desanya.

Pendampingan BRI telah membuka peluang bagi Abu Sufyan untuk memperluas jangkauan pasarnya.

Baca Juga: Dirut BRI Raih Penghargaan The Best CEO untuk Most Expansive Sustainable Financing Activities di Ajang TOP CEO Indonesia Awards 2024

Pendampingan itu, merupakan wujud komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan UMKM, terutama bagi para petani di daerah pedesaan.

Termasuk dalam hal ini kepada Abu Sufyan, seorang petani mangga dari Desa Botolinggo, Kecamatan Botolingo, Bondowoso, Jawa Timur telah berhasil meningkatkan skala usahanya secara signifikan berkat dukungan pemberdayaan dari BRI.

Baca Juga: Bertemu MBZ, Prabowo Ucapkan Terima Kasih Kepada UEA, Atas Pelibatan Indonesia untuk Misi Kemanusiaan Gaza

Mangga Alpukat dari Desa Botolingo menjadi komoditas unggulan dengan ciri khas rasa yang manis, kadar air yang rendah, tekstur lembut, serta cara unik dalam menikmatinya, yaitu daging buahnya dapat langsung disendok seperti alpukat.

Keunggulan-keunggulan ini membuat Mangga Botolingo diminati di pasar lokal dan menarik perhatian di luar daerah.

Abu Sufyan mengenal BRI melalui teman-teman sesama petani yang tergabung dalam Kelompok Sumber Mangga. Ia mulai mendapatkan dukungan modal usaha melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.

Baca Juga: Lowongan kerja PT Garuda Indonesia Khusus untuk Perempuan Lulusan S1 semua jurusan

Modal awal yang diperolehnya dari BRI telah membantunya dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.

Tidak hanya dukungan modal, Abu Sufyan dan teman-teman petani di kelompoknya juga mendapatkan pendampingan dan edukasi dari pihak BRI, mulai dari pengelolaan keuangan hingga penggunaan metode pembayaran modern seperti QRIS dan aplikasi BRImo.

“BRI sangat membantu usaha saya. Prosesnya cepat, dan saya juga dibimbing untuk mengelola keuangan dengan lebih baik. Transaksi jual beli jadi lebih praktis dan efisien dengan BRImo,” ujar Abu Sufyan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: BRI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X