TITIKTEMU.CO- Pameran furnitur atau mebel berskala internasional, Jepara International Furniture Buyer Weeks (JIFBW), yang resmi dibuka mulai Senin hingga 11 Maret 2024 mendatang , menargetkan nilai transaksi mencapai 5 juta US dolar.
Staf Ahli Bupati Muh Tahsin menilai, penyelenggaraan pameran mebel berskala internasional di Jepara merupakan sebuah inovasi, terobosan baru untuk menggaet pelanggan. Calon pembeli bisa bertransaksi langsung dengan pengusaha furnitur, tanpa melalui perantara.
JIFBW optimis dengan peningkatan nilai transaksi karena pada tahun 2023 lalu, pameran sukses membukukan transaksi internasional senilai 2,43 juta dolar AS. Ditambah Rp26 miliar untuk transaksi lokal.
Baca Juga: KTT ASEAN 2023, Pelaku Industri Berharap Pasar Ekspor Mebel Jepara Kembali Pulih
“Jika buyer baru berhasil kita jaga untuk selalu membeli produk dari Jepara, maka kita mendapat kepastian terjaganya lapangan kerja di sektor ini,” tuturnya.
Anggota komite pengarah JIFBW, Rensi Eka Prastitia menyatakan, pameran mebel di Jepara kali ini berlangsung dengan konsep dikombinasikan antara daring (online) dan luring (offline).
Mengenai perkiraan nilai transaksi dalam Jepara International Furniture Buyer Weeks 2024, Rensi optimis menargetkan bisa mencapai 5 juta dolar AS. Keyakinan itu diperkuat dari pelanggan potensial tahun lalu, yang berencana datang. Di sisi lain, JIFBW kali ini memiliki fasilitas titik temu antara peserta pameran dengan calon pembeli.
“Hampir semua duta besar sudah kita hubungi untuk mengampanyekan dan mempromosikan JIFBW,” ujar Rensi.
Kemeriahan seremoni pembukaan JIFBW tahun 2024 berlanjut dengan pawai motor dan mobil antik. Bahkan di antaranya kendaraan itu ada pula angkutan kargo, seperti truk kontainer yang dihiasi spanduk JIFBW.
Artikel Terkait
KTT ASEAN 2023, Pelaku Industri Berharap Pasar Ekspor Mebel Jepara Kembali Pulih
Presiden Jokowi Dorong Pengusaha Mebel Terbuka dan Berpartner , Supaya Bisa Kuasai Pasar
Pameran Mebel Kualitas Ekspor Digelar di Solo Great Sale 2023