2. Proses Pemupukan dan Penebaran Benih
Setelah kolam terpal siap digunakan dan terisi air, peternak perlu melakukan proses pemupukan terlebih dahulu.
Proses ini dilakukan dengan memasukkan pupuk organik, seperti kotoran kambing, ke dalam karung.
Karung tersebut kemudian dimasukkan ke dalam air kolam dan dibiarkan selama satu minggu.
Setelah proses pemupukan selesai, peternak dapat mulai melakukan proses penebaran benih ikan lele.
Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk memastikan kondisi air kolam yang optimal bagi pertumbuhan ikan.
Baca Juga: 12 Tempat Makan Pecel, Gado-gado, dan Lotek di Jogja, Lezat dan Pedasnya Bikin Hoh Hahhh
3. Keuntungan Budidaya Ikan Lele Menggunakan Terpal
Metode budidaya ikan lele menggunakan terpal menawarkan sejumlah keuntungan yang menarik.
Selain biaya yang lebih terjangkau, metode ini juga memungkinkan peternak untuk memonitor kondisi ikan dengan lebih mudah.
Selain itu, kolam terpal juga dapat dipindahkan atau disimpan dengan lebih fleksibel, sehingga cocok bagi mereka yang memiliki lahan terbatas.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi para peternak ikan yang ingin mencoba metode budidaya yang inovatif dan efisien.***