Presiden Ingin Ajang Seni Dirutinkan untuk Tarik Wisatawan. Persilakan Pemudik Berwisata ke Borobudur

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Kamis, 31 Maret 2022 | 05:46 WIB
Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Ilustrasi (belantaraindonesia.blogspot.com)
Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Ilustrasi (belantaraindonesia.blogspot.com)

TITIKTEMU.CO, MagelangPresiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pertunjukan seni akan menambah minat wisatawan berkunjung ke kawasan Candi Borobudur oleh karena itu acara-acara seni budaya harus digelar rutin di destinasi wisata Kabupaten Magelang, Jawa Tengah tersebut.

“Yang paling penting adanya event (kegiatan) seni budaya yang rutin, seni pertunjukan yang rutin terus digelar di lokasi-lokasi destinasi wisata kita, termasuk di dalamnya Borobudur, harus terus dilakukan sehingga akan menarik lebih banyak lagi wisatawan untuk datang ke Indonesia,” kata Jokowi saat meninjau Candi Borobudur, Rabu (30/3/2022).

Keterangan Pers Presiden Jokowi di Candi Borobudur, Magelang, 30 Maret 2022
Keterangan Pers Presiden Jokowi di Candi Borobudur, Magelang, 30 Maret 2022 (Keterangan Pers Presiden Jokowi di Candi Borobudur, MagTangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Jokowi mengatakan, selama dua tahun terakhir pemerintah terus memperbaiki infrastruktur dan mempercantik kawasan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang.

Baca Juga: Candi Borobudur dan Prambanan Resmi Jadi Tempat Ibadah Umat Beragama Sedunia

“Dalam dua tahun ini memang kita melakukan perbaikan besar terhadap lingkungan di Candi Borobudur, baik jalan-jalan di sekitar Borobudur yang kita perlebar, kemudian juga di dalam Borobudurnya sendiri, untuk masuk ke arah candi juga kita percantik. Apapun ini adalah salah satu dari destinasi wisata prioritas yang ingin kita perbaiki,” kata Presiden dalam keterangannya selepas peninjauan.

Selain dari sisi infrastruktur, Kepala Negara juga memandang penting penyelenggaraan ajang-ajang seni budaya secara rutin di destinasi wisata Tanah Air, termasuk Candi Borobudur.

Presiden Jokowi mempersilakannya kepada masyarakat yang ingin berwisata mengunjungi kawasan Candi Borobudur pada momen libur Lebaran tahun ini.
Namun demikian, Presiden Jokowi menegaskan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan selama mudik dan berwisata, utamanya memakai masker.

Baca Juga: SNMPTN : Unbraw Terima 3.445 Peserta dari Jalur SNMPTN 2022, Prodi Kedokteran dan Ilmu Hukum Paling Diminati

“Tidak masalah yang paling penting saat mudik, kemudian kalau berwisata jangan lupa protokol kesehatan, utamanya memakai masker. Kedua, sudah harus vaksin lengkap, ditambah vaksin penguat (booster), karena ini untuk melindungi kita semuanya, untuk menjaga kita semuanya,” jelasnya.

Pemudik diperkirakan 79 juta orang, harus disiplin Protokol Kesehatan

Menurut Kepala Negara, setidaknya ada 79 juta orang menyatakan ingin mudik pada Lebaran tahun ini. Oleh karena itu, Presiden mengingatkan agar penanganannya harus hati-hati karena menyangkut jumlah yang tidak sedikit.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo mengklaim Portugal Berada di Tempat yang Layak setelah Lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar

“Dari data terakhir yang kita terima, yang ingin mudik itu kurang lebih 79 juta. Ini bukan jumlah yang sedikit. Jangan dibandingkan nanti dengan acara-acara yang lain, misalnya MotoGP yang 60 ribu. Nggak bisa 60 ribu dibandingkan dengan 79 juta sehingga penanganan harus hati-hati, vaksin lengkap harus sudah dikerjakan, kemudian booster juga terus dikejar.” tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Sekretariat Presiden

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X