TITIKTEMU.CO SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memastikan stok kebutuhan pokok jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah di ibu kota Provinsi Jawa Tengah aman baik stok maupun harga.
Dari pantauan yang dilakukan Hendi, sapaan akrab Wali kota meskipun ada sedikit kenaikan harga namun masih terkontrol.
Baca Juga: MUDIK: H-10 Lebaran 2022, Berapa Volume Kendaraan yang Masuk Gerbang Tol Regional Transjawa?
Baca Juga: Diminta Mempromosikan Jalur Selatan Saat Mudik Lebaran Oleh Menko PMK, Ini Kata Ganjar
“Kita sudah cek dan pastikan sejumlah kebutuhan di toko maupun pasar, stoknya ada tidak, harganya aman atau tidak. Nanti kita laporkan ke tim satgas pangan Polda,” ujar Hendi seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Pemkot Semarang.
Sejumlah lokasi yang telah ditinjau pejabat Pemkot Semarang diantaranya Pasar Karangayu, Pasar Swalayan ADA Siliwangi dan SPBU Indraprasta.
Baca Juga: MUDIK: Ini Dia Info Sistem One Way, Ganjil Genap, Hingga Tarif Tol Jakarta-Semarang
Bersama jajaran Forkopimda kota Semarang, Wali Kota saat berada di Pasar Karangayu menghampiri sejumlah kios.
Hendi mengecek keseluruhan harga kebutuhan pokok. Ditambahkan Hendi, beberapa kebutuhan yang banyak dibutuhkan masyarakat adalah komoditas seperti gula, minyak goreng, ayam tersedia dengan kisaran harga pasar 24 hingga 25 ribu rupiah.
“Sebenarnya semua tergantung dari keinginan mremo-nya (mencari keuntungan lebih) pedagang atau tidak. Harga ayam misalkan, kalau naiknya dari 24 ribu jadi 40 ribu itu mremo. Tapi kalau naiknya tidak terlalu tinggi dari harga 36 ribu jadi 38-40 ribu, mudah-mudahan bisa terbeli,” ucap Hendi.
Hal senada juga disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Emy Munfarida. “Harga sembako masih stabil, kalaupun naik masih normal jadi tidak usah khawatir. Insyaa Allah tersedia sampai lebaran, paling harganya naik sekitar 1.000 sampai 2.000 rupiah,” ujar Emy.
Pada kesempatan yang sama, Hendi pun memastikan sejumlah persiapan layanan mudik di titik-titik posko Kota Semarang.
Posko Tol Kalikangkung, posko dalam kota dan posko batas kota di Penggaron terpantau siap memberikan layanan sebagai tempat informasi publik, tempat istirahat dan layanan vaksinasi booster bagi pemudik yang belum booster.