Heboh Sinkhole Raksasa di Limapuluh Kota, Airnya Dipercaya Berkhasiat Meski Berisiko Bahaya

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 12 Januari 2026 | 13:48 WIB
Menyoroti fenomena kemunculan sinkhole di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) yang bikin heboh warga setempat. (Instagram.com/@pembasmii.kehaluan)
Menyoroti fenomena kemunculan sinkhole di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) yang bikin heboh warga setempat. (Instagram.com/@pembasmii.kehaluan)

Sementara warganet lain menyoroti dampak kesehatan dari konsumsi air tersebut.
“Ujung-ujungnya diare dan tetap ke dokter,” komentar akun @nasharsya.

Penjelasan Ilmiah Tentang Sinkhole

Mengutip laporan National Geographic, sinkhole umumnya terbentuk akibat erosi batuan dasar oleh air hujan yang bersifat asam, sehingga menciptakan rongga di bawah permukaan tanah.

Baca Juga: Viral di Netflix, Ini Makna Kalimat “Menurut Keyakinan Saya” dalam Stand Up Pandji Pragiwaksono

Lubang ambles ini paling sering terjadi di kawasan karst, yakni wilayah yang mengandung batuan karbonat seperti kapur atau dolomit, serta mineral evaporit seperti garam dan gipsum yang mudah terlarut.

“Air tanah yang meresap ke dalam retakan akan mengikis batuan, membentuk gua bawah tanah dan rongga-rongga lainnya,” tulis National Geographic.

Seiring waktu, partikel tanah akan jatuh ke dalam rongga tersebut, memperbesar celah dan memungkinkan lebih banyak air terkumpul.

Proses Terbentuknya Sinkhole

Sinkhole terjadi ketika lapisan bawah tanah terkikis hingga menyisakan ruang kosong yang tidak lagi mampu menopang sedimen di atasnya. Proses ini sering kali berlangsung tanpa tanda-tanda di permukaan, bahkan bisa memakan waktu ratusan hingga ribuan tahun.

Baca Juga: Stand Up Pandji di Netflix Tuai Sorotan, Mahfud MD Tegaskan Tak Bisa Dipidana

Faktor alam seperti kekeringan ekstrem atau curah hujan tinggi, serta aktivitas manusia seperti pengambilan air tanah berlebihan dan proyek konstruksi, dapat meningkatkan risiko terbentuknya lubang ambles.

Secara umum, terdapat dua jenis sinkhole. Yang paling sering dijumpai adalah sinkhole penurunan permukaan secara perlahan (cover-subsidence). Sementara itu, sinkhole runtuhan atap gua dapat terbentuk secara tiba-tiba hanya dalam hitungan jam ketika struktur bawah tanah tak lagi mampu menahan beban di atasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X