TITIKTEMU.CO - Sebuah musibah terjadi di perairan Pantai Malabero, Bengkulu, pada Minggu sore, 11 Mei 2025.
Kapal wisata KM Tiga Putra yang mengangkut total 104 penumpang tenggelam dalam perjalanan pulang dari Pulau Tikus menuju daratan Bengkulu.
Kapal tersebut membawa rombongan wisatawan dari berbagai daerah seperti Lubuk Linggau, Kepahiang, dan Rejang Lebong.
Terdapat satu nakhoda dan lima anak buah kapal (ABK) di dalam kapal.
Detik-Detik Kapal Tenggelam: Mesin Mati dan Dihantam Ombak Besar
Menurut laporan, kapal mulai mengalami gangguan ketika melintasi perairan Malabero.
Mesin kapal dilaporkan mati dan tidak lama setelah itu, ombak besar menghantam kapal hingga menyebabkan kebocoran parah.
Akibatnya, kapal tidak bisa bertahan dan akhirnya tenggelam.
Update Korban Jiwa: 7 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia
Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, menyampaikan bahwa hingga Minggu malam, tujuh orang dipastikan meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Proses pendataan korban masih terus berlangsung baik di rumah sakit maupun di luar fasilitas medis.
Korban meninggal antara lain:
Artikel Terkait
5 Fakta Terkini Insiden Kecelakaan Maut di Kota Batu. Bus Pariwisata Alami Rem Blong hingga Seruduk 6 Mobil dan 10 Sepeda Motor!
8 Orang Tewas, 6 Mobil Ringsek! Ini 4 Fakta Terkini Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi
Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi, Baru Dua Korban Tewas Yang Teridentifikasi
Polisi Ungkap Ciri Identitas 8 Korban Tewas di Kecelakaan Gerbang Tol Ciawi: Begini Cerita Istri yang Selamat, namun Suaminya Meninggal Dunia
1.765.102 Kendaraan Meninggalkan Jakarta, Kecelakaan Tewas Alami Penurunan 32 %
Pasca Insiden Ledakan Amunisi di Garut Yang Tewaskan 13 Orang Termasuk Seorang Kolonel, TNI Segera Sterilkan Lokasi
Kronologi Ledakan Amunisi di Garut, Terdapat Perangkat Bahan Peledak yang Tetiba Meletus dari Dalam Lubang
Pilu Anak Korban Ledakan Amunisi di Garut, Tepis Dugaan Ayahnya Jadi Pemulung Sisa Bahan Peledak
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kunjungi Lokasi Ledakan Amunisi Garut, Janji Bantu Pendidikan Anak Korban
Investigasi TNI AD Pasca Tragedi Ledakan Amunisi di Garut: 13 Orang Tewas, Termasuk Prajurit dan Warga Sipil