TITIKTEMU.CO, Pemkab Bantul meresmikan operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Modalan di Padukuhan Modalan, Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan yang mulai dibangun sejak 2023 lalu.
Kehadiran TPST Modalan Banguntapan yang menghabiskan dana loan Bank Dunia sebesar Rp 20,8 miliar tersebut merupakan bagian upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah di wilayah Bantul.
TPST yang dibangun menggunakan dana loan Bank dibangun oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) dalam Project Management Support Pariwisata Borobudur Yogyakarta Prambanan (PMS BYP) ini dapat mengelola sampah 49 ton/hari dengan cakupan wilayah Kapanewon Banguntapan dan Kapanewon Sewon.
"Saya mengucapkan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkolaborasi bersama sehingga TPST Modalan dapat terwujud dan mulai beroperasi pada hari ini. Keberadaan TPST Modalan akan memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Bantul. Sebelumnya, Pemkab Bantul sudah meresmikan operasional TPST Dingkikan Sedayu," kata Adi Bayu.
Baca Juga: Bisa Bisanya Ada Gaun Warna Warni Dari Botol Plastik Kreasi Bank Sampah
Menurutnya, upaya tersebut sebagai wujud komitmen Pemkab dalam upaya pengelolaan sampah mandiri sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sesuai filosofi adiluhung Yogyakarta, Memayu Hayuning Bawana. Sehingga penanganan sampah harus dikelola bersama dengan serius, supaya lingkungan yang lestari dapat diwariskan kepada anak cucu dan meningkatkan nilai ekonomi serta potensi strategis lainnya jika dikelola dengan baik.
Permasalahan sampah adalah tantangan besar yang harus di hadapi bersama. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan pesatnya pertumbuhan ekonomi, volume sampah di Kabupaten Bantul terus meningkat. Apabila tidak dikelola dengan baik, sampah dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi lingkungan, kesehatan dan kenyamanan masyarakat.
"Pemkab Bantul berkomitmen terus memperkuat sistem pengelolaan sampah yang terpadu, berkelanjutan dan berbasis partisipasi masyarakat. TPST Modalan ini wujud nyata dari upaya kita menghadirkan solusi lebih baik dalam penanganan sampah," ujar Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) DIY ini.
Baca Juga: MANTAP. Tiga TPST di Bantul Mulai Beroperasi, Olah Sampah Jadi Kompos Hingga RDF
Adi Bayu mengungkapkan keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan teknologi, tetapi juga butuh peran serta masyarakat. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh warga Bantul dapat mendukung program daerah Bantul Bersih Sampah Tahun 2025. Caranya dimulai dengan memilih sampah dari sumbernya hingga menggalakkan edukasi pentingnya pemilihan sampah agar masyarakat lebih sadar dan peduli lingkungan.
TPST Modalan Kabupaten Bantul ini dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kalurahan Banguntapan seluas 3.100 m2 ini serta berhasil menyerap tenaga kerja masyarakat sebanyak 46 orang.
TPST Modalan akan dikelola oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), namun saat ini masih dikelola UPT. Sebab apabila dikelola BLUD maka pengelolaan keuangan akan lebih luwes, dan ada core bisnis yang dikelola oleh BLUD ke depan.
Artikel Terkait
Awas Kebakaran, Damkar Yogyakarta Ingatkan Warga Jangan Membakar Sampah
Sapa Anak Kos, Kegiatan Perangkat Kelurahan Sosialisasikan Pengolahan Sampah
Kerennya Kalau Mahasiswa UGM Kenalkan Program Olah Sampah Jadi Energi Listrik
MANTAP. Tiga TPST di Bantul Mulai Beroperasi, Olah Sampah Jadi Kompos Hingga RDF
Bisa Bisanya Ada Gaun Warna Warni Dari Botol Plastik Kreasi Bank Sampah