Ia mengimbau kepada masyarakat di sekitar wilayah simulasi agar tetap tenang apabila mendengar sirine dari EWS tersebut. Namun ia juga berpesan agar masyarakat juga ikut aktif dalam memantau kondiai ketinggian air.
"Masyarakat juga harus tetap aktif untuk memantau kondisi ketinggian air saat hujan. Apalagi sudah terbentuk Kampung Tangguh Bencana (KTB) diwilayah," katanya.
Artikel Terkait
Akibat Banjir , 9 Daerah Di Jateng Berstatus Tanggap Darurat
Dampak Banjir di Jawa Tengah, Ribuan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen
Petani Terdampak Banjir di Jateng, Terima Bantuan Senilai Rp175 Miliar
Pemprov Jateng Ambil Langkah Rehabilitasi Pascabencana Banjir Pekan Ini