Penyandang Disabilitas Kota Yogya Mendapatkan Alat Bantu Gratis

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Jumat, 27 September 2024 | 07:00 WIB
Penyandang disabilitas Kota Yogyakarta menerima alat bantu.  (Pemkot Yogya)
Penyandang disabilitas Kota Yogyakarta menerima alat bantu. (Pemkot Yogya)

TITIKTEMU.CO, 51 warga Kota Yogyakarta penyandang disabilitas menerima bantuan berupa kursi roda adaptif, alat bantu gerak orthosis, prosthesis, kruk, walker, tripod hingga alat bantu dengar secara gratis.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Rehabilitasi Sosial Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, Indrawati menjelaskan bantuan tersebut merupakan kerja sama pelayanan jaminan khusus terpadu bersama dengan Balai Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial (Bapel Jamkesos) Dinas Kesehatan DIY. Di mana Pemkot berperan untuk menjaring warga penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu.

Proses penyaluran bantuan tersebut setelah melalui tahap pendaftaran dan verifikasi data, dilakukan pemeriksaan atau skrining kesehatan bagi penerima manfaat. Untuk memastikan kesesuaian dengan alat bantu yang dibutuhkan.

“Kalau nanti ada yang tidak lolos skrining akan kami ajukan ke Sentra Antasena Kementerian Sosial, supaya bisa dilakukan assessment dan diupayakan mendapat sesuai kebutuhannya. Ini merupakan komitmen kita bersama untuk menjadikan Yogyakarta sebagai kota inklusi, supaya teman-teman penyandang disabilitas terfasilitasi, aksesnya tidak terbatas, punya kesempatan yang setara,” katanya.

Baca Juga: Harunya Ada Bantuan Kursi Roda Untuk Warga Yogya Yang Menderita Stroke

Kepala Bapel Jamkessos Dinas Kesehatan DIY, Henny Aprita Rahayuningsih menyatakan, dengan adanya pelayanan jaminan khusus terpadu tersebut, warga penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu bisa terfasilitasi tanpa melihat status dan kondisi ekonomi.

“Pada kegiatan ini kami berikan pelayanan dokter umum juga spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, untuk skrining kesehatan dan juga memastikan rincian alat bantu yang dibutuhkan penerima manfaat. Misalnya untuk kursi roda adaptif itu ya nanti disesuaikan dulu ukurannya, begitu juga dengan tangan atau kaki palsu cetakannya akan disesuaikan. Sekitar satu bulan lagi baru akan diberikan alat bantunya,” ujarnya.

Pihaknya juga menambahkan, selain skrining dan pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas juga disediakan layanan pemeriksaan torch untuk perempuan rentan atau kategori miskin yang sudah menikah. Sebagai deteksi dini terhadap virus yang bisa menyebabkan keguguran atau cacat pada janin.

“Selain melalui kegiatan ini kami juga terbuka kapanpun ketika ada warga penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu. Silakan menghubungi Dinas Sosial setempat nantinya akan diarahkan dan didampingi untuk mengakses layanan ini,” tambahnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemkot Yogyakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X