Libur Sekolah Dengan Lomba Bertutur , Meningkatkan Literasi Anak

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Sabtu, 29 Juni 2024 | 09:00 WIB
Lomba bertutur tingkat DIY (Pemkot Yogyakarta)
Lomba bertutur tingkat DIY (Pemkot Yogyakarta)

TITIKTEMU.CO, Perwakilan siswa dari Kota Yogyakarta berhasil meraih juara 1 dan 2 pada Lomba Bertutur siswa SD/MI Tingkat DIY  yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPAD DIY) .

Siswa berprestasi tersebut adalah Altaf Jaddan Adzaro dari SD Muhamadiyah Sapen 2 dengan membawakan cerita “Ki Ageng Paker” yang berhasil meraih juara 1, dan juara 2 diraih oleh Anindhita Permatasari Ramadhani dari SD Muhammadiyah Sapen 1 yang membawakan cerita “Goa Kiskendo”.

Lomba Bertutur Tingkat DIY tersebut diikuti oleh 10 siswa perwakilan dari seluruh Kabupaten/Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Di mana masing-masing kota/kabupaten mengirimkan dua orang peserta kelas 4 dan 5 tahun ajaran 2023/2024. Dari 10 perwakilan diambil 3 peserta terbaik.

Baca Juga: Punya Enam Duta Literasi , Kabupaten Rembang Siap Majukan Budaya Literasi

"Dari Lomba Bertutur ini kita juga bisa melihat bagaimana anak memiliki kecerdasan membaca, menulis, memahami isi tulisan, berani tampil percaya diri untuk menvisualisasikannya. Sebagai upaya membentuk perilaku dan karakter anak dalam kehidupan sehari-hari. Kami juga mendorong pihak sekolah menjadikan bertutur dan bercerita sebagai ekstrakurikuler, agar potensi siswa dapat diarahkan dan dibimbing, menjadi sesuatu yang lebih positif hingga menghasilkan prestasi,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Gemar Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Nunun Zulaikha.

Di sisi lain Kepala DPAD DIY, Kurniawan menjelaskan penyelenggaraan lomba bertutur merupakan salah satu cara menumbuhkan budaya membaca, meningkatkan literasi sejak dini. Lantaran saat bertutur, anak harus memahami isi kisahnya, kemudian ditampilkan dengan kemampuan komunikasi yang baik, dan tentunya akan bermanfaat dalam kehidupan anak kelak di tengah kemajuan teknologi digital yang terus berkembang.

Baca Juga: Serunya Lomba Bertutur Dengan Membawa Cerita Nusantara

“Peserta lomba bertutur berpotensi menjadi agen perubahan literasi bagi lingkungannya, sehingga terwujud generasi gemar membaca, yang juga dapat semakin mengenalkan budaya lokal melalui cerita rakyat bermuatan lokal yang mengandung nilai perjuangan, kepahlawanan atau legenda yang membangun pendidikan karakter bangsa,” jelasnya.

Sementara itu juara 1 Lomba Bertutur Tingkat DIY dari Kota Yogya, Altaf Jaddan Adzaro menceritakan dirinya memang sudah sering mengikuti lomba membaca penggalan buku, lomba bercerita bahkan memiliki akun Youtube yang dikelola orang tuanya yang menampilkan beberapa potong aksinya ketika membacakan cerita.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemkot Yogyakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X