Saat Bupati Achmad Husein Menari Ebeg di Festival Kesenian Langka Banyumas

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Selasa, 7 Desember 2021 | 07:43 WIB
 Bupati Achmad Husein tampil menari Ebeg dalam Festival Ebeg Kreatif dan Festival Kesenian Langka Banyumas. (pic. pemkab banyumas)
Bupati Achmad Husein tampil menari Ebeg dalam Festival Ebeg Kreatif dan Festival Kesenian Langka Banyumas. (pic. pemkab banyumas)

TITIKTEMU.CO BANYUMAS -  Bupati Achmad Husein ikut menari Ebeg saat penganugerahan Festival Ebeg Kreatif dan Festival Kesenian Langka  yang berlangsung di Gedung Soeteja Purwokerto, baru-baru ini.

Konsep festival dilaksanakan secara virtual, dimana para penampil yakni kelompok kesenian diberi kesempatan untuk tampil dengan durasi 15 hingga 20 menit.

Pada ajang penganugerahan ini, 2 kelompok seni Ebeg dan 1 seni langka terbaik diberi kesempatan untuk tampil secara luring dihadapan Bupati, para tokoh seni dan penonton secara terbatas.

Baca Juga: Tidak Hanya Borobudur, Ini 7 Destinasi Wisata Magelang yang Indah Bukan Kepalang

Baca Juga: 7 Tahapan Unggah Konten Video di YouTube agar Terindeks di Mesin Pencari dan Ditonton Banyak Orang

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan tujuan utama sebagai apresiasi dan ikhtiar pelestarian seni tradisional Banyumasan serta sebagai manifestasi kepedulian Pemkab terhadap seniman tradisional yang secara ekonomi terpapar kondisi pandemi Covid-19.

 Bupati juga berharap agar seni budaya tidak punah harus bisa inovatif tanpa menghilangkan tradisi yang ada. Para seniman dihimbau tidak kaku pada pakem, namun juga disesuaikan dengan selera pasar.

Baca Juga: Kuliner Khas Semarang Legendaris, dari Lumpia Gang Lombok Sampai Es Puter Cong Lik

"Saat ini para milenial suka yang praktis, sehingga para seniman harus tahu pasar. Karena kalo hanya berkutat pada pakem kemungkinan akan ditinggalkan. Tadi saya melihat penampilan Ebeg yang cukup inovatif, pemainnya begitu menghayati sehingga enak untuk disaksikan," kata Bupati seperti dirilis laman Pemkab Banyumas.

Dia menambahkan adanya festival seni kreatif ini adalah inisiatifnya yang didasari pada keluhan para seniman khususnya Ebeg yang tidak bisa pentas selama hampir 2 tahun. Maka dia memerintahkan Dinporabudpar untuk menggelar kegiatan ini.

Usai memberikan sambutan Bupati Banyumas Achmad Husein mengundang Pembina Pakumas Suherman, Kepala Dinporabudpar, pegiat seni Edi Romadon, Jarot Setyoko, dan undangan lainnya untuk naik panggung dan didaulat untuk ikut menari Ebeg yang dipandu oleh Pemain Ebeg dari kelompok Kidang Kencana Desa Karangtengah kecamatan Baturraden.

Baca Juga: 7 Wisata Kuliner Khas Boyolali, Sekali Nyoba Jadi Ingin Kembali

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas Asis Kusumandani mengatakan bahwa festival Ebeg diikuti sebanyak 66 kelompok seni, sedangkan kesenian langka diikuti sebanyak 15 kelompok. Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB) dan Paguyuban Ebeg Banyumas (Pakumas).

"Semua peserta yang mengikuti lomba mendapatkan dana stimulan sebesar masing-masing Rp 5 juta dipotong pajak," katanya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Pemkab Banyumas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X