pariwisata

Manfaatkan 8 Hektar Tanah, Warga Kebonbatur Demak akan Buat Desa Wisata

Rabu, 13 April 2022 | 13:23 WIB
Brown Canyon jadi tempat wisata warga, utamanya di sore hari (pic.teguh argari)

 

 

TITIKTEMU.CO DEMAK - Upaya menjadikan pariwisata menjadi sektor unggulan di Demak, dimulai di tingkat desa. Seperti yang dilakukan di Desa Kebonbatur, Kecamatan  Mranggen ini. 

Kepala Desa Kebonbatur, Mranggen, Demak, Jawa Tengah   MA Fatoni menyatakan akan membuat desa wisata di Brown Canyon.

Tempat wisata berupa ngarai bekas penambangan batu padas itu memang banyak dikunjungi warga di sore hari untuk selfie.

 “Nanti akan kami bentuk Bumdes untuk mengelola desa wisata tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga: Penurunan Pendapatan dari Pariwisata Karena Pandemi Lebih dari 50 Trilyun Rupiah

Fatoni menjadi kades PAW (Pergantian Antar Waktu), setelah lurah sebelumnya meninggal. Berniat menyejahterakan warga desanya, pria yang pernah bekerja di Jepang ini memantapkan diri untuk kembali  maju dalam pilkades belum lama ini, dan terpiih sebagai lurah.

Pada pilkades sebelumnya, Toni –begitu panggilan akrabnya- gagal terpilih.

Namun tentu bukan perkara mudah untuk membuat desa wisata tersebut. Apalagi jalan menuju lokasi wisata itu belum diaspal, masih jalan padas. Yang kalau hujan, tentu tidak akan nyaman dilewati.

Kades Kebonbatur Demak MA Fatoni (pic.teguh argari)

Meski demikian, potensi untuk mengelola kawasan wisata ini sangat besar, karena 8 hektar tanah di perbukitan itu, merupakan banda desa, atau milik desa.

Sebagai kepala desa yang baru, Toni berupaya melakukan pembenahan internal pada para perangkat  desanya.

“Jam kerja ditetapkan jam 8 sampai 2 siang. Selain itu perlu kedisiplinan dalam memberikan pelayanan. Dan para perangkat harus tahu tugas dan fungsinya masing-masing,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini