Menelisik Gapura-Gapura Bersejarah Di Kota Solo

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Senin, 30 Desember 2024 | 11:00 WIB
Salah satu di antaranya adalah gapura-gapura bersejarah (Pemkot Surakarta)
Salah satu di antaranya adalah gapura-gapura bersejarah (Pemkot Surakarta)

TITIKTEMU.CO, Solo, kota yang dikenal dengan kekayaan budayanya, memiliki berbagai peninggalan sejarah yang masih lestari hingga kini.

Salah satu di antaranya adalah gapura-gapura bersejarah yang menjadi simbol batas kota sekaligus pintu gerbang masuk ke wilayah Kerajaan Kasunanan Surakarta di masa lalu.

Di Solo, terdapat tiga gapura yang ditetapkan sebagai Struktur Cagar Budaya. Ketiga gapura ini dibangun pada masa pemerintahan Pakubuwono X sebagai tanda perbatasan kota praja Surakarta dengan daerah di sekitarnya. Selain berfungsi sebagai gerbang kota, gapura-gapura ini juga menyimpan filosofi mendalam dan nilai seni arsitektur yang luar biasa.

Baca Juga: Libur Nataru Di Solo, Malam Minggunya Minum Wadang Disini

Berikut tiga gapura bersejarah yang di Kota Solo.

  • Gapura Jurug

Terletak di perbatasan Solo dengan Kabupaten Karanganyar, Gapura Jurug didirikan pada tahun 1931-1932. Gapura ini menjadi gerbang utama menuju wilayah kota praja Surakarta. Desainnya terdiri dari dua bagian yaitu model besar berbentuk tinggi menyerupai lilin dan model kecil berbentuk lengkungan yang dapat dilalui pejalan kaki. Gapura ini masuk kategori gapura besar batas kota.

  • Gapura Kleco

Berada di kawasan Kleco dan Jajar, gapura ini juga dibangun pada era Pakubuwono X, sekitar tahun 1931-1932. Fungsinya serupa dengan Gapura Jurug sebagai penanda batas kota. Bentuknya mirip dengan gapura lainnya, menampilkan desain unik yang khas pada masanya. Gapura ini masuk kategori gapura besar batas kota

Baca Juga: Momentum Natal Disambut Meriah Di Solo

  • Gapura Dr. Oen Kandang Sapi

Gapura ini berada di Jalan Brigjen Katamso, menjadi satu-satunya gapura penanda wilayah di sisi utara Kota Solo. Dibangun pada awal 1900-an, Gapura Dr. Oen Kandang Sapi dulunya adalah pintu masuk dan keluar dari wilayah kekuasaan Keraton Surakarta Hadiningrat. Dengan bentuk khas kupu tarung atau paduraksa, gapura ini masuk kategori gapura kecil.

Gapura-gapura ini bukan sekadar struktur arsitektur, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Kota Solo. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemkot Surakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X