Menurut Husni, keberadaan kampung wisata juga memiliki peran strategis dalam meningkatkan LOS wisatawan. Setiap kampung wisata menyediakan homestay sebagai alternatif penginapan, terutama saat hotel-hotel penuh di musim liburan.
“Kami telah menyiapkan homestay dengan standar pelayanan yang tidak kalah dari hotel, baik dari sisi kebersihan, keramahan, maupun kenyamanan. Ini menjadi solusi bagi wisatawan yang kesulitan mendapatkan hotel di musim libur panjang,” jelas Husni.
Pihaknya berharap ke depannya homestay dapat menjadi pilihan utama penginapan bagi wisatawan di Kota Yogyakarta. “Kami percaya teman-teman kampung wisata sudah siap memberikan pelayanan prima untuk wisatawan. Inilah langkah menuju quality tourism, dimana wisatawan mendapatkan pengalaman yang berkesan,” pungkas Husni.
Artikel Terkait
Ruang Bermain Ramah Anak Akan Direplikasi RTHP di Kota Yogya, Sperti Apa?
Mahasiswa ISI Yogya Sabet Dua Gelar Juara di Thailand International Gitar Competition 2024
Dengan 1.300 CCTV Terpasang di Kota Yogya, Tingkatkan Rasa Aman Warga
Perkuat Yogya Sebagai Kota Budaya Sastra Melalui Pasar Buku
Laksmita 2025 Berikan Pengalaman Berkualitas Wisata Yogya
Pemkot Yogya-Polresta Gelar Uji Kelaikan Bus Jelang Nataru