TITIKTEMU.CO, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta bersama Satlantas Polresta Yogyakarta dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III DIY melakukan uji kelaikan atau ramp check angkutan bus di Terminal Giwangan. Kegiatan itu untuk memastikan armada bus laik jalan demi keamanan dan keselamatan penumpang menjelang libur natal dan tahun baru (nataru) saat penumpang bus meningkat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho mengatakan pemerintah berupaya bersinergi dengan penyedia jasa angkutan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat pengguna transportasi umum. Khususnya perusahaan otobus (PO) bus yang mengakses dari Terminal Giwangan menuju daerah-daerah tujuan.
“Sinergi tentang bagaimana kendaraan ini, meskipun sudah melakukan uji berkala setiap enam bulan, tapi juga tetap kita pastikan di last minute agar apa saja yang mungkin masih bisa dilakukan intervensi terhadap “kesehatan” kendaraan bisa dilakukan,” kata Agus.
Dalam uji kelaikan itu dilakukan pemeriksaan secara administrasi antara lain kelengkapan surat-surat angkutan, surat KIR, surat izin mengemudi. Petugas juga memeriksa fisik bus antara lain kondisi ban, lampu, mesin, wiper dan kelengkapan lainnya seperti alat pemadam api ringan dan pemecah kaca. Termasuk memeriksa kondisi kesehatan sopir bus.
Uji kelaikan angkutan di Terminal Giwangan dilakukan pada bus pariwisata yang melayani Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) secara sampling. Ada 5 bus yang disasar uji kelaikan oleh petugas gabungan dan hasilnya semua bus itu lulus ramp check. Meski demikian pihaknya mengimbau kepada para pemilik maupun pengelola PO bus untuk merawat dan menguji kendaraan minimal 6 bulan secara berkala ke tempat pengujian kendaraan bermotor.
“Sehat semua. Laik jalan kendaraannya. Saya kira di Yogyakarta setiap ramp check dadakan hasilnya positif. Ini bukan mempersulit, tapi justru kita memberikan edukasi dan mengingatkan. Apalagi sekarang namanya uji kendaraan itu gratis tidak ada beban biaya apapun,” tambah Agus.
Dia menyebut kegiatan ramp check bus akan dilakukan sampai libur akhir tahun secara berkala di wilayah Kota Yogyakarta. Apabila ada bus yang tidak laik jalan, diminta dilakukan perbaikan dulu. Misalnya lampu mati, diperbaiki. Namun jika kondisinya sanga tidak layak akan ada rekomendasi penggantian armada. “Karena ini menyangkut keselamatan dan kami tidak akan pernah tawar menawar, kami dengan kepolisian sepakat itu,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polresta Yogyakarta Iptu Jayeng Hadi Harjasa menegaskan keselamatan menjadi hal utama dalam berlalu lintas. Apalagi menjelang libur nataru dan bersamaan libur panjang. Selain itu berdasarkan informasi yang diterimanya, pada 20 Desember 2024, tol Solo-Yogyakarta sudah dibuka.
“Hal-hal seperti ini ramp check atau kesiapan kita tentunya dituntut. Tidak bisa itu dibebankan kepada kami kepolisian saja, kami menggandeng (Dinas) Perhubungan dan sampaikan ke banyak pihak untuk terselenggaranya kelancaran dan kesuksesan di nataru,” ucap Iptu Jayeng
Artikel Terkait
Daftar Mudik Gratis Solo, Semarang, Malang, Madiun Kediri Dan Malang Nataru 2024 Kemenhub, Jadwal dan Syarat
Berapa Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Januari 2025? Cek Rincian Berdasarkan Golongan Jelang NATARU
Nataru BRI Siapkan Uang Tunai Rp24,6 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025
Menjelang Libur Nataru, Xanh SM Luncurkan Layanan Taksi Listrik di Indonesia Setelah Vietnam dan Laos